Nanti Ustaz datang. Alhamdulillah. Oh ya, info tadi ustaznya alhamdulillah sudah datang ya. Sudah datang baru. Ee sebelum nanti Ustaz di apa menyampaikan materi ee insyaallah kami akan sampaikan untuk mengingatkan kepada saudara-saudara semua. bahwasanya ya di dalam menuntut ilmu itu ada adab-adabnya ya. Sebagaimana di dalam hadis Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Majtamaa qumun fi baitin min buyutillah illa fi baitin min buyutillah yatlunahu watatadarosunahu illa nazalat alaihimus sakinah. yluna kitaballahunahu illa nazalat alaihimakinahumul malaikahumahmul malaikahumullahuah [berdehem] tidaklah suatu kaum yang berkumpul di dalam majelis ilmu, di dalam rumah-rumah Allah subhanahu wa taala kecuali Allah akan turunkan kan assakinah yaitu ketenangan dan juga akan diliputi oleh rahmat Allah subhanahu wa taala dan akan dipuji di hadapan dipuji oleh Allah subhanahu wa taala di hadapan para malaikat Allah subhanahu wa taala. Nah, ini di antara keutamaannya ya, di antara keutamaan daripada majelis ilmu. Selanjutnya ee adab-adab yang perlu kita perhatikan di dalam majelis ilmu yang pertama yaitu mengikhlaskan kita dalam menuntut ilmu. Ikhlas karena Allah Subhanahu wa taala, bukan karena yang lainnya. Menuntut ilmu itu melainkan tidak lain perintah dari Allah Subhanahu wa taala. Fa'lam annahu la ilahaillallah wastagfir lidzambik. Jadi kita diperintahkan untuk menuntut ilmu, terutama ilmu-ilmu agama, ilmu-ilmu tauhid, tentang akidah. Ya, selanjutnya kita juga bersemangat di dalam menghadiri majelis ilmu. Alhamdulillah kita semua masyaallah baik Bapak-bapak dan juga Ibu-ibu semua sebelum Ustaz datang juga sudah pagi-pagi sudah pada hadir ya. itu menunjukkan semangat kita dalam menuntut ilmu sudah kita tunjukkan. Alhamdulillah semoga Allah Subhanahu wa taala berikan keistikamahan dan juga mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Selanjutnya kita juga bersegera ya bersegera datang dan tidak terlambat. Selanjutnya poin yang berikutnya kita berusaha untuk mendapatkan atau menyimak pelajaran-pelajaran nanti yang akan disampaikan oleh Al Ustaz hafidahullahu taala. Dan yang selanjutnya yaitu kita mencatat daripada apa-apa yang disampaikan nanti, ilmu-ilmu yang diberikan, ilmu-ilmu yang kita terima. Nah, itu dicatat ya. Sebagaimana perintah Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam juga. Qayidul ilma bil kitabah. Ikatlah ilmu itu dengan tulisan. Ya, baik. Bagi yang misalkan Bapak-bapak atau Ibu-ibu yang sudah membawa catatan, alhamdulillah tinggal dicatat ataupun yang tidak membawa catatan ya sekarang catatan sudah bisa di pegangan kita di handphone ya. Di situ sudah ada untuk mencatat. Selanjutnya kita harus tenang dan tidak sibuk ya, tidak disibukkan oleh kesibukan sendiri ya. Misalkan ketika sudah disampaikan dalam majelis ilmu tersebut, nah kita harus berusaha tenang menyimak baik-baik, tidak sibuk sendiri misalkan main HP misalkan ya. Kalau bisa ya HP-nya di istirahatkan ya sejenak. Terus biasanya kalau HP ya dipegangin atau di ini ya ada WA biasanya bisa dibalas atau ya tahu sendirilah kesibukan kalau kita sudah memegang benda ini. [berdehem] Dan yang selanjutnya kita juga tidak boleh berputus asa. Ya. Wala taknatu mir rahmatillah. tidak [berdehem] berputus asa. Maksudnya ketika kita misalkan menerima ilmu-ilmu dari pemateri, dari ustaz ketika menyampaikan tidak paham ya tentunya kita bertanya. Fas'alu ahlikri in kuntum laun. Ketika kita di tidak apa memahami materi kita tanyakan ya. ketika misalkan enggak mampu ya berusaha ya sekuat tenaga untuk kita fokus di situ. Bersabar terus jangan memotong pembicaraan guru atau penceramah. Misalkan kalau belum ada izin dari ustaz ya atau ya kalau sudah diizinkan misalkan di awal disampaikan boleh kalau ada yang bertanya di pertengahan ya misalkan ditanyakan yang enggak dipahami tapi kalau misalkan tidak ada penyampaian seperti itu ya lebih baik nanti biasanya pertanyaannya nanti di akhir biasanya ya nanti tergantung ustaznya. Selanjutnya nanti ee ketika tidak mungkin poin yang terakhir yang dapat kami sampaikan yaitu apa? Adab-adab di dalam menuntut ilmu. Di antaranya yaitu ketika kita tidak ber tidak paham tadi maka tanyakan ya. Ketika ada sesuatu yang tidak dipahami dari materi yang disampaikan bisa ditanyakan. Nam demikian kurang lebih yang dapat disampaikan. Insyaallah al ustaz mungkin ya istirahat sejenak. insyaallah akan bersama-sama kita ee mendengarkan apa yang beliau sampaikan dan juga mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala membukakan dan juga memudahkan bagi kita semua untuk bisa menerima dan mengambil banyak faedah apa yang nanti disampaikan oleh Al Ustaz Mahfud hafidahullahu taala. Demikian ee kurang lebih kami mohon maaf. Akhirul karam jazakumullahu khairan wabarakallahu fikum. Subhanakallahumma w bihamdika ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka atubu ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Allah senantiasa kita memuja dan memuji Allah subhanahu wa taala atas segala nikmat Allah setiap amal saleh kita menjadi sempurna yang karena nikmat Allah juga kita semua dimudahkan kan untuk berkumpul di majelis ilmu yang insyaallah penuh berkah ini. Kemudian selawat dan salam senantiasa terlimpah dan tercurah kepada baginda kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Ee kami himbau sebelum kajian ini dimulai untuk para jemaah mungkin yang ikhwan bisa lebih maju ke depan. Silakan maju maju biar tidak terlalu belakang. Tayib yang sayap kanannya silakan boleh maju mendekat saja. Merapat merapat merapat terus biar lebih Nah Tayib. Yang kami hormati Al Ustaz Mahfud Umri hafidahullahu taala kemudian para jemaah [berdehem] ikhwan dan akhwat yang alhamdulillah kami ucapkan terima kasih atas kehadirannya. Insyaallah pada kesempatan yang berbahagia ini kita akan bersama-sama menyimak kajian yang akan disampaikan oleh guru kita Al Ustaz Mahfud Umri Hafidahullahu Taala yang kita tahu bersama beliau adalah pemateri atau pengisi TV dan radio Roja yang ada di Cilengsi di Masjid Albarkah yang insyaallah pada kesempatan yang berbahagia ini beliau akan menyampaikan ilmu kepada kita dan kami memohon kepada seluruh jemaah untuk menjaga selalu adab kemudian agar men-silent handphone-nya agar kita bisa lebih fokus dan lebih konsentrasi lagi. Kemudian yang terakhir tidak lupa untuk mencatat setiap faedah dan ilmu yang disampaikan oleh Alustaz Umri hafidahullahu taala TIB kepada beliau, kepada Ustaz Mahfud Umri hafidahullahu taala. Waktu dan tempat kami persilakan. Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Innalhamdalillah. nahmaduhuinuhufiruh w naudubillahi minuriuri anfusina waminati a'malina man yahdihillahu fala mudillalah waman yudlil fala hadyaalah ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanutaqulaha haqqa tuqatihi wahidah wqah wisa wattaqulahaziasaluna bihi wal arham innallahaanaana alaikumqiba ya ayyuhalladzina amanutaqulaha waquulu qulan sadida yuslih lakum a'malakum Ah Muhammadinallahu alaihi wasallam umuri muh wa muhdain bidah wa bidatin dolalah wa dolatin finar. Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara sekalian, semoga senantiasa kita dirahmati oleh Allah Subhanahu wa taala. Mukadimah tadi dikenal dengan khutbatul hajah yang diriwayat oleh Imam an-Nasai dan yang lainnya. Sering disampaikan Nabi sallallahu alaihi wasallam dalam khutbatul jumah, khutbatun nikah. Dan ketika menyampaikan perkara penting kepada para sahabat. Ada kisah menarik, ada seseorang musyrik mendengar bahwa Nabi Muhammad itu sakit dan sakitnya sakit gila. Sehingga orang ini ingin mencari untuk mengobati, untuk merukiah. Ketika didapatkan di Makkah, lalu Nabi menyampaikan innalhamdalillah nahmaduhu wa nasta'inuhu wa nastagfiruh dan seterusnya. Orang ini merasa bahwa ini bukan perkataan orang biasa. Tidak pernah ia dengar dari perkataan seorang dukun. Begitu juga dengan tukang sihir dan juga penyair. Akhirnya apa? Dia masuk Islam dengan Nabi membacakan khutbatul hajah. Innalhamdulillah nahmaduhu wa nastainuhu. Siapa namanya? Dim bin Ts'abah radhiallahu taala anhu. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim hanya dengan membacakan khutbatul hajah. Para jemaah Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Allah kehendaki. Dan tidak ada yang bisa menyesatkan orang yang diberi hidayah oleh Allah. Begitu juga tidak ada yang bisa memberi hidayah siapa-siapa saja yang Allah sesatkan. Oleh karena itu kita bersyukur kepada Allah karena kita diberi hidayah oleh Allah Subhanahu wa taala dengan apa? Dengan kita menganut agama Islam. Ya, ketahuilah bahwa bukan kita yang telah memberikan kontribusi kepada Islam, memberikan jasa kepada Islam, tapi Allah yang telah memberikan nikmat Islam. Sebagaimana dalam surah Al-Hujurat 17 ya, orang-orang yang dulu masuk Islam mengatakan, "Yamunnuna alaika an aslamu." Qul la tamunnu alaiya islamakum balillah yamunnu alaikum. Ya anakum iman inuntum shodin. Mereka merasa berjasa kepada engkau Muhammad dengan masuknya Islam mereka. Ya katakanlah kalian tidak berjasa dengan Islamnya kalian kepadaku. Tapi Allah yang telah memberikan karunia yang telah menunjukkan kalian kepada keimanan jika kalian orang-orang yang jujur, yang benar. Oleh sebab itu, para jemaah, orang yang berbuat baik di jalan Allah ya untuk dia. Man amila shihan falinafsih waman asa faalaiha. Barang siapa berbuat amal saleh, maka pahala untuk dia sendiri kebaikan itu. Dan barang siapa melakukan kejahatan, maka dia harus menanggung dosanya. Nah, oleh karena itu kalau itu kita sadari ya lebih-lebih pada bulan ini kita berada pada irisan antara bulan haji dan bulan haram. Alhajju ashur maklumat fard fihinal haj fala roat wala fusuq wala jidala fil hajj. Haji itu bulan-bulan sudah diketahui ya. Apa bulan haji itu? Bulan Syawal, bulan Zulqdah, bulan Zulhijah dan kita berada di bulan haram. Inna idat syuhurallahna asar syahron fi kitabillah yauma khalaq samawati wal ard minha arbaatun hurumikinul qayim falaimu f anfusakum. Sesungguhnya bilangan bulan dalam kitabullah ada 12 bulan. Di mana Allah menciptakan langit dan bumi. Di antaranya Anda 4 bulan haram. Itulah agama yang lurus. Jangan kalian berbuat zalim di bulan haram. Bulan haram ini apa saja? Nabi bersabda inamana qadaratihi yaumqahusamawati walatahr minha aratum mutawaliatulqulhijah wal muharom wa rajab mudor alladzi baina jumad wa s'ban rul bukhari ya abi bakra rufa ibnu harit radhiallahu taala anh sesungguhnya waktu zaman berputar beredar seperti bentuknya ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun ada 12 bulan. Kenapa di ditegaskan Quran sama hadis? Karena orang musyrik jahiliyah dahulu itu suka-suka ngerubah jadi 13 supaya apa? Bebas dan lepas dari bulan haram sehingga bebas berbuat apa saja. Perang mereka itu maunya. Makanya ditegaskan setahun ada 12 bulan. Empat di antaranya bulan haram. Tiga berturut-turut. pertama yaitu Zulkadah, kedua Zulhijah, Muharram dan Rajab. Nah, bulan haji Syawal, Zulqaddah, Zulhijah. Makanya orang haji enggak ada yang berangkat sebelum Syawal. Syawal berangkat boleh umrah tamatuk ya. Haji tamatuk umrah dulu sambil nunggu nanti tanggal 8 Zulhijah. Sekarang tanggal 6. Nah, itu baru labaikal hajnya di tanggal 8. Nah, kita berada pada irisan bulan haram dan bulan haji, yaitu di Zulqaddah, para jemaah. Sehingga apa kata Ibnu Abbas, Qotadah, kalau orang berbuat zalim, berbuat dosa di bulan haram, dosanya dilipat gandakan. Ya, warabbuka yakluqu ma yasya wa yakhtar. Tuhanmu menciptakan dan memilih apa saja Allah kehendaki. Nah, bulan haram, bulan haji Allah kehendaki. Di situ disebut dengan musim, musim haji, mausimul haj. Kalau namanya musim, musim durian orang menunggu. Musim apa namanya? Rambutan, orang menunggu. Musim panen orang menunggu. Ah, ini musim amal ya. Nabi bersabda apa? Ma min ayamyamin alal fiha ahaballah minyam yakniam asar ya rasulullah jihaq jiillahulun khfsihiamarji akh abu daud abdullah ibnu abbas radhiallahu taala anhuma tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai oleh Allah dibandingkan dengan 10 Hari awal Zulhijah. Sekarang hari berapa ini, para jemaah? Keenam. Para sahabat bertanya, "Termasuk jihad ya, Rasul tidak bisa menandingi." Termasuk jihad tidak bisa menandingi. Kecuali orang keluar membawa harta dan jiwanya, pulang tidak membawa apa-apa alias meninggal dalam medan perang. Para jemaah baru bisa menandingi. Ya, oleh karena itu banyak kita beramal saleh di sini. Takbir, puasa, sedekah, apa saja. Karena di sini alam saleh ini namanya apa? Alisraqiyah ya. Yufidul umum. Beri faedah umum para jemaah ya. Nah, mudah-mudahan pada kesempatan ini kita masih punya peluang untuk berbuat baik. Bulan haram, bulan haji ada irsan lagi 10 hari Zulhijah disebut dengan ayyam maklumat. yaumatir agar mereka menyaksikan manfaat yang mereka rasakan. Kata Ibnu Abbas, manfaat dunia dan akhirat. Manfaat akhirat adalah apa? Ridanya Allah. Manfaat dunia sembelih korban sehingga dibagi-bagi. Dan juga ada yang menjual sehingga dapat keuntungan. Itu menjelas Ibnu Abbas. Manfaat dunia. Mereka menyaksikan manfaat itu dan juga menyebut nama Allah berzikir. Ayyam maklumat apa? Ayyamul asr. 10 hari Zulhijah ini agar zikir. Takbiran nanti pulang takbiran. Allahu Akbar. Allahu Akbar lailahaillallah wallahu akbar Allahu Akbar walillah. Perbanyak. Nabi untuk memperbanyak itu para jemaah ya. Nah, mudah-mudahan tema yang kita angkat mudah-mudahan juga memberikan semangat kepada kita untuk menambah amal saleh, yaitu berkorban dengan pengorbanan. Ya, berkorban dengan pengorbanan ini tema ya diminta untuk dibahas ya. Ada lima poin yang akan kita bahas. Satu, mukadimah ya. Isinya tujuan hidup adalah ibadah. Kedua, dunia adalah sarana. Ya, isi mukadimah ini nanti satu-satu saya akan jelaskan. Ketiga, hidup adalah ujian. Ini mukadimahnya. Tujuan hidup adalah ibadah. Dunia adalah sarana. Hidup adalah ujian. Poin kedua, jalan memperjuangkan Islam. A. Menuntut ilmu yang bermanfaat. B. beramal dengan amal saleh ya. A ilmu yang bermanfaat, B. Beramal dengan amal saleh. Poin ketiga, memperjuang memperjuangkan Islam perlu pengorbanan. Ya, memperjuangkan Islam perlu pengorbanan. Empat, Nabi Ibrahim Alaih Salam teladan dalam berkorban untuk perjuangan agama Allah Taala. Nabi Ibrahim Alaih Salam teladan dalam berkorban ya untuk perjuangan agama Allah. Bahkan Nabi Ibrahim dengan keluarganya lima berkorban ya berkorban dengan sembelih korban ini bentuk dari pengorbanan ya. Ini para jemaah lima poin mudah-mudahan bisa memberikan pencerahan kepada kita untuk lebih bersemangat dalam hidup. tahu arah dan tujuan dengan jelas sehingga bergairah ya menambah gairah kita untuk kehidupan ini insyaallah ya. Poin pertama mukadimah yang isinya satu atau a tujuan hidup adalah ibadah para jemah. Sebagaimana Allah berfirman dalam surah azzariyat ayat 56. Wama khalaqtul jinna wal insa illa liya'budun. Qala alhafiz Ibnu Katsir. A liuwahiduni. Ya. "Tidaklah aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku." Apa maksudnya? Ulama tafsir Ibnu Katsir mengatakan apa? agar mereka mentauhidkan aku, agar mereka mengesakan aku. Nah, ini tujuannya adalah mentauhidkan Allah, para jemaah. Ya, jadi maksud ibadah apa? Mentauhidkan Allah Subhanahu wa taala. Karena memang ya sejak kita berada di sulbi anak Adam ya kita itu sudah mengakui tentang tauhid ya. Sebagaimana Allah Taala berfirman dalam surah Al-A'raf ya, pada ayat 172. Waid akbuka min bani adam minuhurihim ya duryatahum wahadahum alastu ala anfusim alastuikum bala syahidna ya antaqu yaumalqiamah inna kunna hadza gofilin. Ketika Allah Taala mengambil perjanjian ya kepada anak Adam ketika mereka berada di tulang sulbi mereka ya dan Allah bersaksi atas mereka dengan mengatakan bukankah aku ini Tuhan kalian Rabb kalian maka kita semua sudah mengatakan bala syahidna. Betul ya Allah. Supaya hari di hari kiamat tidak mengatakan kami lalai atas hal ini. A taquulu innama asraka abuna minqobl waqunna duryatan min ba'dihim afatuhlikuna bima fa'alal mubtilun. Atau mengatakan, "Ya, sesungguhnya yang syirik itu bapak-bapak kami, nenek moyang kami dari sebelumnya. Apakah kami keturunannya akan disiksa? Ya, engkau akan menghancurkan kami dengan sebab perbuatan mereka lah. Ini supaya tidak punya alasan para jemaah. Artinya kita itu sebenarnya sudah lurus dari awal, sudah tauhid istikamah ya dari sejak tulang sulbi sampai lahir. Sebagaimana Nabi bersabda ya kullu mauludin yuladu alal fitroh faabawahu yuhawidanihi au yunasironihi au yumajisanihi rawahul bukhari. Ya, setiap bayi yang lahir itu dalam keadaan fitrah. Ya, fitrah, para jemaah. Apa fitrah? Tauhid. Tauhid. Para jemaah dirahmati Allah. Dalam keadaan bertauhid. Kemudian kedua orang tuanya, bapak ibunya yang menjadikan dia Yahudi, Nasra, dan Majusi. Berarti di sini orang itu awalnya benar. Sejak di Tulang Sulbia Adam benar lahir benar dalam perjalanan. Nah, memang dalam perjalanan hidupah ujiannya. Ujiannya itu setan. Setan bisa jin dan bisa manusia. Ya waladalika ja'alna likulli nabiyin aduan sayatinal insi jin yuh baum ba zfalli gurur surat alan'am 112 ya di mana Allah taala berfirman, "Demikian kami jadikan setiap nabi itu musuh setan dari bangsa jin dan setan dari bangsa manusia." Ya. Ya. Itu para jemaah. Nah, dan orang tua tentu saja ini yang membuat anaknya jadi banjusi ya, Nasrani ya dan ee apa namanya? Majusi, Nasrani ya. Yahudi ya. Nabi Allah Taala menjadikan setiap nabi itu musuh. Al'am 112. Demikian masing-masing nabi itu nabi apalagi kita diberi musuh setan jin dan setan manusia. Setan manusia setul insi jin. Demikian juga dengan kita para jemaah tadi manusianya ya kan kita baca alladzi yuwaswisu fi sudurinas minal jinnati was. Jin dan manusia yang bisikkan. Awal itu sudah benar dalam perjalanan ini ya. Seperti orang naik kapal ya di lautas nyantai tengah mabuk ini digoda oleh ombak para jemaah deman juga dengan kita dalam perjalanan hidup ini memang begitu fitrahnya memang hidup adalah ujian para jemaah bahkan Nabi bersabda Allah berfirman apa? Inni khalaqtu ya ibadi hunafa kullahum ya. Sesungguhnya aku menciptakan hambaku semuanya hunafa ya. Yaitu apa? Hunafa di sini dalam keadaan bertauhid semuanya hanif itu. Wa innahum atathumusayatin fajtalathum. Lalu datang datang setan ya fajalini memalingkan menyesatkan dari agama mereka agama mereka alaihim ma ahlahum dan setan mengharamkan kepada manusia apa yang kuhalalkan waumus maam unzil dan menyuruh memerintahkan untuk menyekutukan Allah yang Allah tidak turunkan bukti nyatanya ini hadis sahih Imam Muslim ya dari sahabat Iyad bin Himar, para jemaah. Nah, dari ayat Alf Alar'raf tadi, kemudian juga Al-An'am bahwa manusia itu sebenarnya baik awalnya itu sejak di Tulang sulbi. Lahir pun juga sama ketika baik-baik semua manusia itu ah dalam perjalanan ya ada peran setan. Setan itu bisa jin, bisa manusia, bisa hewan ya. Taktausah almarah ya. Kemudian apa namanya? Ee almarah wa wal kalbul aswad. Keledai ya keledai dan anjing hitam. Ditanya apa beda hitam? Dah merah kuning. Alkalbul aswad setan. Anjing hitam itu setan. Jadi setan itu bisa jin, bisa manusia bisa hewan. Para jem. Apa arti setan? Syatona alladzi baahmah yang jauh dari sifat kasih sayang. Itu menjelaskan Ibnu Katsir dalam mukadimah ya dari kata satana. Nah berarti para jemaah setan dari bangsa jin dan manusia inilah yang akan mempengaruhi perjalanan hidup manusia sehingga tujuan hidup yang tadinya tauhid ibadah yaitu mentauhidkan Allah disimpangkan ke kanan ke kiri. Yang haram dihalalkan, yang halal diharamkan. ini. Oleh karena itu, mari kita sadari bersama tentang tujuan hidup adalah ibadah. Ya, apa arti ibadah? Al Imam Al-Qurtubi mengatakan, "Alhudu wat tadallul merendahkan diri dan menghinakan diri." Orang yang merendahkan diri kepada Allah tauhid. Yang merendahkan diri kepada selain Allah berarti syirik. Dan biasanya orang melakukan merendahkan dirinya dua tujuannya. Satu mengharapkan kebaikan. Dua, menghindari keburukan. Jalbul maslahah wador pengin kekayaan ya, ingin kedudukan jabatan, usaha lancar tidak ada yang mengganggu. Ya, akhirnya apa? datang di tempat pohon yang besar menaruh sesaji di situ. Sesajen ya. Coba adakah orang naruh sesajen meskipun hanya dengan telur kecil? Coba naruhnya gimana? Naruh di depan pohon langsung begini kan. Itu itu menunjukkan apa? Merendahkan diri hatinya itu. Enggak ada orang harus sejah dilempar nih mbah makan semua kalau perlu perlor masih banyak. Enggak ada dengan kesombongan. Orang datang ke kepada dukun p tukang sihir, adakah datang dengan angkuh? Tidak ada. Pasti begini. Ketika fisiknya begini, itu hatinya juga sama itu. Nah, kalau itu dilakukan kepada Allah namanya tauhid. Kalau dilakukan kepada selain Allah namanya syirik. Oleh karena itu ibadah kata Ibnu Taimiyah apa? Ismun jamiun likulli ma yuhibbullah waardoh minal aqwali wal af'al addhihir wal batina. Sebuah nama yang mencakup semua yang dicintai dan diridai oleh Allah baik ucapan maupun perbuatan yang zahir maupun yang batin. Kita baca la Allahu Akbar Allahu Akbar lailahaillallah wallahu akbar Allahu Akbar walillahilhamd. Kenapa ibadah? Kenapa? Karena diridai Allah Taala. Siapa yang mengatakan nabinya banyak takbir? Quran mengatakan tadi sudah saya sebutkan para jemaah itu ibadah. Kalau dilakukan kepada Allah sesuai dengan yang dicintai Allah itu namanya tauhid dan sunah ya. Kalau dilakukan kepada Allah tapi tidak sesuai dengan yang diridai Allah namanya bidah para jemaah. Nah ibadah adalah tauhid dan sunah ya. Tauhid dan sunah itu para jemaah. Oleh karena itu, mari kita tujuan hidup adalah ibadah bagaimana kita istiqamah mentauhidkan Allah dan istikamah berada di atas sunah Nabi ya, jalan yang ditempuh oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kemudian mukadimah yang kedua, dunia adalah sarana. Para jemaah kalau ditanya hidup untuk makan atau makan untuk hidup? Hidup untuk makan atau makan untuk hidup? Iya, makan untuk hidup. Kalau hidup untuk makan ya itu bahimatul an'am, binatang ternak ya. Dalika w yuadim syairallah faha min taqwal qulub. Yang demikian itu barang siapa yang mengagungkan syiar Allah maka itu termasuk ketakwaan hati. Kata Allah dalam surah Al-Haj. Apa mengagungkan syiar Allah? Abdullah bin Mas'ud seorang sahabat radhiallahu taala anhu dan juga al Imam Syafi'i rahimahullah taala imam kaum muslimin. Beliau di dalam mengamalkan ayat tersebut ya dalalika w yuadim syairallah fainnaha min taqwal qulub ya yaitu dengan apa? dengan cara menggemukkan badan korban ya itu surat al-Haj ayat 32 ya. Jadi para jemaah kalau ditanya hidup untuk makan atau makan untuk hidup maka jawabannya adalah tadi ya. Makan untuk hidup bukan hidup untuk makan. Kalau hidup untuk makan ya sekarang banyak itu bahimatul an'am, binatang ternak, kambing, sapi yang yang nanti insyaallah siap dikorbankan yang harus digemukkan. Tapi kita hidup bukan untuk makan, tapi makan untuk hidup. Sehingga apa? Dunia adalah sarana. Dunia adalah wasilah. Gayahnya adalah beribadah kepada Allah Subhanahu wa taala. Nabi bersabda, "Manid dunya hammahuahu amru minun akir niatahu jamaahu amruahu waatu wahimah." Barang siapa menjadikan dunia sebagai tujuan semata, maka Allah akan mencerai beraikan urusannya dan Allah akan menjadikan rasa kurang di kedua pelupuk matanya. Dan dunia tidak akan pernah datang kepadanya kecuali apa yang sudah ditetapkan untuknya. Dan barang siapa akhirat menjadi niatnya, Allah akan tolong urusannya dan Allah akan berikan rasa cukup dalam hatinya serta dunia akan datang kepadanya dalam keadaan terhina. Kenapa kamu pesan barang di dia? Pesan barang di dia harus harus apa namanya? Eh, kenapa kamu jual barang kok jujur? Ya menjaga customer. Berarti bukan akhirat karena dunia. Kenapa kamu jual barang kok jujur? Ya bohong enggak boleh. Iyaka walib fainal kadib yahdial fujur wal fujur yahdianar. Hati-hati dari kebohongan. Bohong nyeret orang kepada dosa. Dosa menyeret orang kepada neraka. Ah berarti kalau itu tujuannya berarti akhirat. Dengan demikian orang beli kepada dia. Ya. Kalau kamu beli kepada dia harus bayar dulu inden sampai 3 bulan enggak apa-apa. Dia di dunia yang nyari dia dengan terhina. Dicari para jemah kalau itu akhirat. Ya, oleh karena itu dunia ini sebagai sarana, bukan tujuan. Jangan dibalik ya. Ee banyak yang balik sehingga apa? Hanya jual gorengan, jual sayur, pakai jasa, dukun. Ada tidak, para jemaah? Iya. Ya, ini kemudian berikutnya adalah hidup adalah ujian. Nah, alladzi khalaqal mauta wal hayata liyabluakum ayyukum ahsanu amala. Dialah Allah yang telah menciptakan kematian dan kehidupan. Jadi mati dan kematian hidup itu makhluk. Nanti kematian itu disembelih Pak berupa kibasy antara neraka dan surga. La mauta abadan sembelih. Sudah tidak ada kematian lagi. Sekarang Allah menciptakan kematian dan kehidupan itu apa? untuk menguji siapa yang paling baik amal perbuatannya. Bukan yang paling banyak, yang paling baik. Ya. Yang paling baik ini ukurannya apa? Ikhlas dan ittiba, para jemaah ya. Islam dan ittiba diuji kita ya. Ini adalah negara ujian, negeri ujian. Para jemah wala nablannakum bisai minal khaufi wal jui wqsi minal amwal wal anfusiaratirin alladzina idza asobathum musibah qu inn lillah wa inna ilaihi rojiun ulaika alaihim shawat mirbihim warahmah wa ulaika humul muhtadun. Sungguh kami uji kalian dengan apa? Rasa takut, rasa lapar, kekurangan harta, kekurangan buah-buahan, kekurangan nyawa. Beri kabar gembira kepada orang sabar. Siapa mereka? Mereka adalah orang-orang ketika dapat musibah mengatakan, "Sesungguhnya kita milik Allah dan akan kembali kepada Allah." Merekalah orang yang mendapatkan apa? Selawat dari Allah. Pujian. Pujian. Dipuji ya. Dapat rahmat dan dapat hidayah. Itu orang yang sabar ketika ujian hidup. Dan Syekh Muhammad bin Utsimin ya beliau menjelaskan dalam syarah Riyadus Shalihin, orang dapat ujian itu ada empat macam. Macam pertama apa? Atas, marah. Kedua apa? Sabar, ketiga rida. Keempat syukur. Ya, Nabi bersabda ee inna idomal jaza maidomil bala. Ya man rodya falahu rid waman sakit falah suhd. Barang siapa rida dengan ujian dapat rid Allah ridanya Allah. Barang siapa murka marah dapat murkanya Allah. Yang kedua dapat ujian sabar. Tadi sudah sabar. Yang ketiga rida sudah. Yang keempat bersyukur. Ya. Motor hilang. Alham alhamdulillah. Ada tidak begitu? Hah? Istri kabur. Alham benar nih ya. Bisa kawin lagi. Iya. [tertawa] Ya. Syukur ini adalah punya nabi. Apa kata Aisyah radhiallahu taala anha? Kanan nabiu shallallahu alaihi wasallam roa ma yuhibbu yaquul. Alhamdulillah alladzi binikmati waq alhamdulillahin rawahu albaihaqi. Ya, Nabi sallallahu alaihi wasallam ketika beliau melihat mendapatkan sesuatu yang menyenangkan, beliau mengucapkan alhamdulillah alladzi binikmatihi tatimmus shihat. Segala puji bagi Allah dengan nikmatnya sempurnalah segala kebaikan. Jika mendapatkan yang tidak menyenangkan tetap baca alhamdulillah. Alhamdulillah atas segala keadaan. Karena Nabi bersabda, afdolud dua alhamdulillah. Seutama-utamanya doa adalah alhamdulillah. Nah, itu para jemaah. Dan di takbir baca Allahu Akbar Allahu Akbar lailahaillallah wallahu akbar Allahu Akbar walillahilhamd. Ini sebagai mukadimah. Ah. Para jemaah karena ini berkorban dengan pengorbanan ya dan di balik pengorbanan adalah perjuangan, para jemaah ya. Maka nomor dua, poin kedua jalan memperjuangkan Islam ya ada dua. A menuntut ilmu yang bermanfaat, B. beramal dengan amal saleh. Di dalam Al-Qur'an, para jemaah ada tiga surat, tiga ayat mirip. Sama, ada yang sama, ada yang mirip. Pertama, surah at-Taubah ayat 33. Yang kedua, surah al-Fat ayat 28. Ketiga surah Assf ayat 9. Bunyinya sama. Hualladzi arsala rasulahu bilhuda winil haq liyahu alini kullihi wal musyrikun attaubah 33 yazi arsala rasulahu biludail haq ya wfa billahida surah alfat asf sama dengan taubah arsala rasulahu bilhudail haqq lirahu Apa artinya? Dialah Allah yang mengutus rasulnya dengan membawa apa? Yaitu membawa ya alladzi arsala rasulahu bil huda. Alhuda petunjuk. Buka tafsir Ibnu Katsir, tafsir Assa'di. Ya, Albaghawi. Apa maknanya? Alhuda alilmu annafi Allah mengutus rasul dengan membawa ilmu yang bermanfaat. Alhuda wadinil haq. Dinul haq agama yang hak. Alamalus saleh. Amal saleh. Liyudhirahu. Lam di sini namanya apa? Lamut taklil. Lam liajlih. Apa tujuannya? Tujuannya untuk memenangkan agama Allah. Jadi kalau mau membela agama Islam dengan menuntut ilmu yang bermanfaat dan mengamalkan amal saleh itu para jema ya. Nah cuman apa? Walau karihal musyrikun. Orang musyrik tidak suka. Wakafa billahi syahida. Cukup Allah sebagai apa? Sebagai syahid. Sebagai saksi para jemaah. Nah kalau kita poin kedua karena berkorban dengan pengorbanan. Korban itu salah satu pengorbanan. Nah, kita memperjuangkan Islam perlu pengorbanan dan memperjuangkan Islam dengan apa? Menuntut ilmu. Satu ya. Kedua, apa? Dengan mengamalkan ilmunya. Tadi dalilnya surah at-Taubah 33, Al-Fat 28, Assaf ayat 9 yang artinya hampir sama para jemah. Ya, dulu ada sahabat dari Makkah ke Madinah hanya ingin tahu satu hadis. Dari Madinah ke Syam balik lagi hanya ingin tahu satu hadis. Ada seorang ulama namanya Baqi' bin Makhlad. Beliau dari Andalus. Sekarang Spanyol ya, tempatnya Messih ya. Betul ya? Spanyol Messi ya. Gak tahu benar apa enggak ini ya. Dari Spanyol Andalus jalan kaki ke mana? ke Baghdad. Saya coba tanya ke Google 4.000 kilo jalan kaki. Untuk apa ketemu sama Imam Ahmad menuntut ilmu? Saya sampai di Baghdad masuk masjid ketemu sama Yahya bin Main sedang memberikan pengajian majelis ilmu. Ya, ulama hadis Yahya bin Ma' bertanya, "Imam Ahmad mana?" Imam Ahmad enggak ada. Imam Ahmad enggak boleh keluar kena tahanan rumah. Akhirnya dia datang ke rumahnya Imam Ahmad. Untuk apa kamu ke sini? Ingin belajar hadis. Imam Ahmad bin Hambal, "Oh, saya tidak bisa keluar. Kamu tidak bisa ketemu saya. Saya kena tahanan rumah." Akhirnya dengan cara apa? Kalau kamu mau nyamar jadi pengemis. Tiap hari dapat satu hadis, dua hadis. Coba sampai segitunya para jemaah jalan kaki dari Baghdad, dari Andalus, dari Spanyol ke Baghdad 4.000 kilo. Coba, Saudara, ya. Insyaallah di sini 40 kilo enggak ada. Kalau saya ambil 100 kilo dari rumah ke sini [tertawa] ya tidak ada. Itu baru memperjuangkan Islam. Duduk bersabar kata Imam Syafiq. Bersabarlah engkau ya menghadapi sikap yang tidak menyenangkan, kasar, tidak nyaman ya kepada dari guru, dari mualim. pengajar. Banyak orang gagal karena tidak sabar menghadapi sikap guru yang galak. Ya, barang siapa tidak merasakan hina waktu belajar sesaat, maka dia akan merasakan kehinaan kebodohan selama hidupnya. Barang siapa kehilangan waktu mudahnya belajar tabir empat kali untuk kematiannya. Kehidupan seorang demi Allah diukur dengan ilmu dan ketakwaannya. Kalau sudah tidak ada ilmu dan takwa ltibar tidak ada harganya. Ah, ini memperjuangkan Islam. Para jemaah harus sabar. Jalan sabar. Ya, itu baru memperjuangkan Islam. Para jemaah, ada seorang aktivis FIS ya, Aljazair ditanya sama seorang ulama, Syekh Albani ya, coba anak buahmu kalau ditanya di mana Allah bisa jawab enggak? Ya bisa saja mungkin bisa jawab. Jangan jawab yang dengan politis benar jawab. Kalau ditanya di mana Allah? Ya, bisa jadi jawab bisa ya. Artinya apa para jemaah? Dengan percayaan di mana Allah saja sudah tidak jelas. Sementara ilmu tentang ilmu tauhid. Innama yasyallah min ibadihil ulama. Yang takut kepada Allah adalah para ulama, orang berilmu. Apa berilmu? Maksudnya tauhid. Sebagaimana Ibnu Katsir menukil perkataan Sufyan Asauri. Bisa buka tafsirnya bahwa orang berilmu adalah tiga macam. Satu, mengerti tentang Allah, banyak tahu syariat. Itu paling takut pada Allah. Yang dua, ngerti tentang Allah, ngerti tauhid meskipun tidak banyak tahu syariat. Yang ketiga, banyak tahu syariat tapi tidak tahu tauhid, tidak ngerti tentang Allah, tidak masuk kategori takut. Sementara tujuan ilmu khasiyatullah, rasa takut kepada Allah, para jadi. Belajar di sini, pulang dari sini merasa dekat kepada Allah, merasa tambah takut, merasa tambah diawasi oleh Allah subhanahu wa taala. Ya itu dengan ilmu para jemah. Inama yasallah min ibadii alulama ilman lamad hudan lamad minallah. Salafus saleh mengatakan ya ini saya saya ingat distandar pada Ali bin Abi Thalib. Barang siapa bertambah ilmu tapi tidak tambah hidayah tambah jauh dari Allah Subhanahu wa taala. Nah oleh karena itu mintalah Allahumma inni as'aluka ilman nafi' waizqon thyibah wa amalan mutaqobbala. Hadisnya sahih. Mintalah berlindung. Allahumma inni azubika min ilmin la yanfa wamin qolbin la yaksya wamin nafsin la tasba wamin dakwatin la yustajabu laha. Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari ilmu yang tidak manfaat, hati yang tidak khusyuk, nafsu yang tidak pernah puas dan doa yang tidak dikabulkan. Ini para jemaah. Maka untuk memperjuangkan Islam satu menuntut ilmu yang bermanfaat, dua beramal dengan amal saleh. Hualladzi arsala rasulahu bilhuda winil haqq liyudhirahu aladini kullihi wa kafa billahi syahida. Dialah Allah mengutus rasulnya dengan membawa al-huda petunjuk yaitu apa? Ilmu yang bermanfaat. Ya, saking begitu besarnya ilmu orang menuntut ilmu, Nabi menyampaikan apa? Marhaban bitolbi ilmin. Selamat datang para penuntut ilmu. Begitu mulianya ilmu, ada orang belajar sama Nabi. Dua orang ini bersaudara, yang satu bagian ngasih nafkah. Nah, saudaranya protes. Datang p Nabi, "Ya Rasul, saya yang ngasih nafkah dia." Apa kata Nabi? La'allaka turzaqu bihi. Bisa jadi engkau dapat rezeki dengan sebab saudaramu sedang menuntut ilmu. Oleh karena itu, kalau kita punya anak di pesantren, punya anak disekolahkan untuk urusan agama, jangan khawatir para jemah ya. Jangan khawatir. Jangan takut miskin. Jangan takut kita tidak bisa membiayai. Allah Taala akan bantu, Allah akan tolong. Kenapa? Kalau kita menolong agama Allah, yurkumitamakum inti. Kalau kamu menolong agama Allah, syaratnya Allah akan menolongmu dan Allah akan mengokohkan kedudukanmu. Ini penting para jemaah ya agar kita ya pertama tahu tujuan hidup. Kemudian bagaimana cara meraih tujuan hidup yaitu memperjuangkan agama Islam. Dengan cara apa? menuntut ilmu dan mengamalkan ilmu. Ya, menuntut ilmu dan mengamalkan ilmu. Saudara sekalian, ini penting bagi kita ya. Dan sudah banyak contoh dari orang terdahulu yang paling yang saya tahu ya. Ya, yaitu Baqi bin Maklad ya. Dari Spanyol jalan kaki ke Irak, Baghdad Irak 4.000 kilo ya. Hanya ingin belajar hadis. Ada sahabat dari Makkah ke Madinah naik kuda hanya ingin satu tahu satu hadis. Bagaimana kita menuntut ilmu para jemaah dan mengamalkannya ini ya? Di mana orang yang mengamalkan dengan amal saleh akan diberikan kebahagiaan. Man amila shihan minakarin unsa wahua mukminun fala nuhyannahu hayatan thyibah wziannahum ajarum biani yalun. Surah An-Nahl 97. Barang siapa beramal saleh baik laki atau perempuan dan dia beriman, maka apa? Sungguh benar-benar akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. Buka tafsir Ibnu Katsir. Apa kehidupan yang baik? Qanaah. Menerima pemberian Allah. Rezeki yang halal dan apa? Assa'adah. Kebahagiaan. Bahagia. Assaadah. Ya, tuh di surga eh di akhirat kasih aljannah itu surga. Orang ingin hidup bahagia taat. Bahagia itu bukan karena banyak duit. Memang manusia kata Nabi, "Inna ahsabanas bainahum hadal mal." Ya, Tirmidzi dari Samra bin Jundub radhiallahu taala anhu. Ukuran antara manusia itu cuan, duit, mal, harta. Tapi Nabi mengatakan apa? Buk kaya bukan banyak harta tapi kaya kayak hati nabi bersabda man asbaha minkum aminan fi sirbi mua fi jasadhaihuat lahu minun riwayah biha akirmidzi barang siapa merasa aman dengan keluarganya di pagi hari kalau tidak aman tidak mungkin kita di sini badannya sehat kalau sakit pasti di rumah yang dimakan di hari itu ada besok belum tahu seperti punya apa dunia dan isinya itu ilmu yang bicara bukan psikolog yang bicara bukan psikiater yang bicara adalah kekasih kita Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang kita imani apa yang beliau beritakan ya kita taati apa yang beliau perintahkan, kita jauhi apa yang beliau larang. Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Para jemaah. Ah, kalau kita punya mental seperti itu, wah masyaallah memang betul orang Islam itu bahagia. Bahagia. Jadi bahagia. Bahagia yang sebenarnya kalau kita taat beramal saleh. Amal saleh dibangun di atas ilmu. Al ililmu qoblalquli wal amal. Kata Imam albukhari, ilmu itu sebelum bericara, sebelum kita beramal, berbuat. Para jemaah, maaf. Bismillah. Oleh sebab itu, mari jangan kita buang kesempatan untuk menuntut ilmu. Man yuridillah bihi khairon yufaqqihu fiddin. Raul Bukhari. Barang siapa beriman kepada Allah dipahamkan tentang urusan agamanya. Surat alanfal ayat 24 Allah berfirman, "Ya ayyuhalladzina amanutau lillahirrasul daakum lima yuhyikum anallaha yahulu bainal mari waqbih waahu ilaihi tuhsyarun." Kata Ibnu Mas'ud, "Kalau Allah berfirman, "Ya ayyuhalladzina amanu, wahai orang beriman, pasang pendengaran kita karena Allah akan menyampaikan perkara penting." Apa yang Allah sampaikan? Alfal 24. Ya ayyuhalladzina amanuibu. Wahai orang beriman istajibu. Jawablah, sambutlah. Apa? Seruan Allah dan seruan Rasul. Di mana seruan Allah? Di Al-Qur'an. Di mana seruan Nabi? Di hadis. Apa seruannya? Perintah dan larangan. Perintah dan larangan disebut dengan asyari syariah. Syariat ya. Dan syariat coba buka mujamul wasit. Almujamul wasit. Apa syariat itu? Manuliah. Sumber mata air. Makanya Allah mengat berfirman, "Wahai orang beriman, sambutlah seruan Allah dan rasul ketika mengajak kalian untuk apa?" Lima yuhikum. Segala sesuatu yang memberikan kehidupan. Jadi kalau kita ingin hidup layak, hidup bahagia, taati Allah dan Rasul. Karena perintah dan larangan Allah namanya syariah. Makna syariat bahasa Arab sumber mata air. Sumber mata air sumber kehi kehidupan. Ke mana si A? Oh, ke Malaysia. Sedang apa? Cari penghidupan. Nah, ini ke Saudi, TKI cari penghidupan. Itu para J. Nah, sumber kehidupan adalah apa? Quran dan hadis. Ya ayyuhalladzina amanu, wahai rul beriman. Nah, suruh dengar, suruh perhatian. Istajibu lillah walir rasul. Sambut seruan Allah dan rasul di mana? Suruan Allah di Quran. Di mana suruan Rasul? Di hadis kapan? Daakum. Ketika mengajak kalian. Untuk apa tujuannya? Lam lamut taklil lima yuhikum. Mim ya isim mausul yufidul umum. Memberi faedah umum untuk segala sesuatu yang bisa menghidupkan kalian. Sy Ibnu Katsir mengatakan kehidupan hati. Syekh Utimin mengatakan hati dan fisik dua semuanya itu coba kalau kita ingin hidup taat pada Allah. Hidup layak hidup benar yang hakikat kehidupan ya karena sumber kehidupan para jemah. Makanya jangan heran kalau kita berada di majelis ilmu ya. Seperti Handalah mengatakan kalau kami berada di di depanmu ya Rasul seperti surga di depan. Kalau sudah pulang ketemu anak ya beda lagi ya saatan-saatan sesaat-sesaat. Artinya memang ya siraman Al-Qur'an, siraman sabda Nabi itu sumber kehidupan para jemaah. Makanya disebut apa? Pencerahan. Nah, itu mencerahkan pencerahan gitu. Tapi kalau kita ibadah tanpa ilmu ya, maka akan hambar. Dan dibedakan antara ahli ibadah dengan ahli ilmu. Kalau ada orang rajin ibadah dibilang apa? So alim. Salah. So abid. Karena Nabi bersabda apa? Fadlul alim alal abid kafadril qamar ala sairil kawakib. Keutamaan orang berilmu dengan ahli ibadah yang tidak pakai ilmu seperti perbandingannya keutamaan cahaya ya bulan purnama dengan cahaya bintang. Kalau ada bintang meskipun beribu bertaburan di langit tidak ada cahaya bulan gelap tidak bisa berjalan. Namun kalau ada cahaya bulan apalagi bulan purnama kita bisa berjalan. Itu perbandingannya para jemaah. Oleh karena itu, ilmu ini penting untuk memperjuangkan agama Islam dengan ilmu. Harus sabar ya. Harus sabar. Manak thq yaltisu fi ilman sahalahu bihiqnah. Barang siapa yang meniti jalan dalam rangka untuk menuntut ilmu, Allah akan mudahkan jalan menuju surga. Ya, menuju surga. Para jemah. Amal saleh itu apa? Alhafid menukil perkataan Fudhal bin Iyad ya salah seorang salafus saleh. Innal amal idza kana kholison walam yakun shawaban la yuqbal waidza kanana shawaban walam yakun kholisan la yuqbal hatta yakuna kholison shawaban wal kholis an yakuna lillah waswab an yakuna ala sunah. Satu amal ibadah jika dikerjakan dengan khalis tapi tidak sawab tidak diterima oleh Allah. Jika dikerjakan dengan sawab tapi tidak khalis juga tidak diterima sampai amal ibadah itu dilakukan dengan khalis dan sawab. Adapun khalis maksudnya karena Allah Taala ikhlas karena Allah. Adapun sawab sesuai dengan sunah, sesuai dengan tuntunan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ini para jemaah itu namanya amal saleh. Makanya Allah berfirman dalam akhir surah Kahfi yaana yarju liqbi falyaal amalan shiha w yusrik biibadatibihi ahada. Barang siapa ingin berjumpa dengan Allah dengan Rabbnya hendaklah beramal saleh. Amal saleh itu apa ukurannya? Ikhlas dan ittiba. Ya, bukan karena banyaknya orang yang mengerjakannya. Ikhlas dan ittiba. Apa ikhlas? semata-mata karena Allah. Apa ittiba? Yaitu sesuai dengan Nabi. Oleh karena itu dalam kita beribadah perhatikan enam prinsip. Satu lillah ikhlas karena Allah. Dua, fillah sesuai dengan tuntunan Nabi. Ketiga, billah minta pertolongan dalam kita beribadah kepada Allah. Yang ketiga adalah alkhauf, rasa takut. Takut kepada azabnya. Takut amal kita tidak diterima. Yang kelima, arraja. Berharap berharap akan ampunan Allah dengan banyaknya kekurangan dalam ibadah, banyaknya dosa. Dan berharap ibadah diterima. Yang keenam, almahabbah yaitu cinta. Cinta dalam beribadah kepada Allah. Ini jadi satu satu tema ya. Saya sudah berapa tempat saya enam prinsip dalam ibadah ya. Al alusul asitta fil ibadah. Sebulan lebih yang lalu saya bahas di Lombok itu ya. alusul asittah ya fil ibadah hatta takunal ibadah ya aladzah wal jaddah dan prinsip dalam ibadah sehingga kita bisa merasakan lezzatnya ibadah ya lillah fillah billah alkhauf warja wal mahabbah itu para jemah ya insyaallah kapan-kapan kita bahas ya satu-satu dengan dalil Quran dan sunah dan juga perkataan salaf tiga. memperjuangkan Islam perlu pengorbanan. Ya, perjuangan itu perlu pengorbanan para jemah. amibtumul jannahuminaumah inna nasrullahi qorib ya. Nah, saya minta bantuan untuk membacakan terjemahannya. Surah Albaqarah ayat 214. Minta tolong ya. Albaqarah 214. N bisa antum yang ada mikrofon dibacakan terjemahannya. Silakan ya. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Surat Albaqarah ayat 214. Apakah kalian mengira akan masuk surga padahal belum datang kepada kalian cobaan sebagaimana orang-orang sebelum kalian. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan, dan goncangan dengan berbagai ujian. Sampai Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah? Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu sangatlah dekat." Jadi, para jemaah, amibtumul jannah? Apakah kalian mengira masuk surga begitu saja? Ya amuminaum ya sebelum datang kepada kalian sebagaimana ujian yang datang kepada orang sebelum kalian kemelaratan ya kesempitan bahkan mereka sampai goncang dan mengatakan mata Nasrullah kapan pertolongan Allah datang ya hatta yaak rasulu walladzina amanu rasul dan orang beriman kapan datang ala inna nasr Pertolongan Allah itu dekat para jemah ya. Pertolongan Allah. Jadi kalau orang ingin memperjuangkan Islam ya harus berkorban ya. Kita lihat bagaimana dengan Nabi Nuh. Karena Nabi Nuh itu rasul pertama ya. Sebagaimana dalam hadis syafaah. Ya Nuh anta awalur rasul. Ya Adam anta awalul basyar. Anta abul basyar. Ya, Rasul yang pertama, Nabi Nuh. Para jemaah, bagaimana Nabi Nuh berjuang ya sampai membuat kapal, banjir, anaknya tidak mau Kan'an. Bagaimana juga dengan Nabi Luth, istrinya tidak mau? Bagaimana dengan Nabi Ibrahim? Ini contoh Nabi Ibrahim nanti yang keempat ini dalam berkorban untuk meran agama para jemah. Bagaimana dengan Nabi Muhammad, dengan para sahabat? kita tidak ada apa-apanya sama sekali. Kita merasakan nikmatnya Islam ini, para jemaah. Ya, terkadang kita berbuat sedikit kalau tidak disebut nama, loh, nama saya kok sudah disebut enggak dipanggil ya. Saya sudah nyumbang 10 sak sem. Nah, itu dipanggil Bapak Fulan. Loh, kok tidak ada H-nya? Ya kan harusnya Bapak H titik Pak Haji maksud saya ya. Kalau saya ngisi menasik umrah, para jemaah, Bapak-bapak, Ibu-ibu, ya. Ikhlas umroh, labbaikallah umratan lah. La riya wala sumah'ah. Karena apa? Kalau pulang tidak ada yang manggil Pak Umroh, tidak ada yang manggil Bu Umroh. Kalau Pak Haji, Bu Haji mungkin Bu Hajah ya. Tu kadang kita begitu baru sedikit itu pun apa? Man amila shihan falinafsih waman asafa alaiha. Barang siapa beramal saleh ya untuk dia sendiri bukan untuk Allah Taala bukan untuk Islam untuk kita. Nah kita diberi peluang untuk memperjuangkan agama ini dan itu perlu pengorbanan. Pengorbanan itu kembali kepada kita, Saudara. Bukan untuk Allah Taala. Ibadah kita bukan untuk kita, untuk Allah Subhanahu wa taala. Maka perjuangan perlu pengorbanan. Ya. Ya ayyuhalladzina amanu hal adullukum ala tijarotin tunjikum minabin alimmin billahuli fibilillah biamwalikum wa anfusikumikumir lakum intuntumun. Surat asf ayat berapa itu? 11 dan 12. Wahai orang beriman, maukah aku tunjukkan kepada kalian sebuah perdagangan. Jadi kita itu ya punya perdagangan dengan Allah para jemaah ya punya perdagangan dengan Allah sehingga apa? Kita tidak akan pernah merugi kalau kita berdagang dengan Allah. Ya, wahai orang beriman. Ya, kita kan suka ya, apalagi emak-emak ini, ibu-ibu ya, suka dengan bisnis ya, suka dengan dagangan, dapat untung 1.000 sudah senang. Kalau ibu-ibu itu nawar ya 1.000 itu sudah masyaallah berhasil gembira sekali. Ah, di sini Allah menggunakan lafaz tijarah, bisnis ya. Ya ayyuhalladzina amanu hal adullukum ala tijaratin. Wahai orang beriman, maukah aku beritahukan pada kalian, aku tunjukkan pada kalian perdagangan yang bisa menyelamatkan kalian dari adab yang pedih. Bukan dapat duit ya. Yaitu apa? Beriman pada Allah dan Rasul-Nya dan berjuang berjihad di jalan Allah dengan diri dan harta. Ya dalikum khairul lakum in kuntum tak lamun. Dengan demikian lebih baik bagimu kalau kamu tahu tahu ngerti ilmunya. Ya. Surah at-Taubah 111. Innallaha minal mukminina anfusahum wa amwalahum bianna lahumul jannah. Allah ya membeli dari orang beriman ya dari jiwa dan harta mereka ditukar dengan surga. Itu perjuangannya para jemaah ya. Ah, tapi ternyata sampai orang berjuang beneran di jalan Allah, jihad, perang, amal saleh di bulan 10 hari Zulhijah lebih bagus, lebih afdal. min aamin alhaallah minam jihaqillah bhiamarji akhirnya Abu Daud dari Ibnu Abbas radhiallahu taala anhuma tidak ada hari di mana amal saleh lebih baik ya yang lebih dicintai Allah dibandingkan di hari itu. yaitu apa? 10 hari Zulhijah ini ya sampai orang jihad fisabilillah ya orang jihad kecuali jihad keluar bawa ag bawa harta dan jiwanya pulang mati itu baru nah jiwa dan harta kita ditukur oleh Allah Taala dengan surga nah Islam diperjuangkan begitu para perlu pengorbanan orangut ilmu perlu pengorbanan apa kata Imam Syafi'i juga akhi lanal illa bittinha Saudaraku, engkau tidak bisa dapat ilmu dengan baik kecuali dengan enam-enam perkara. Pertama, zaka kecerdasan. Kedua, semangat. Tiga sungguh-sungguh. Empat perlu bekal. Bekal. Dulu para ulama sampai jual perabotan, para jemaah. Untuk apa? Beli kertas sama tinta, sama pensil, sama pena untuk mencatat. Itu sampai seperti itu ya. Bahkan juga ada yang sewa tukang tulis. Sekarang enak pakai handphone sudah bisa. Sekarang masa semua sekarang serba mudah para jemaah. Serah mudah. Nah, oleh karena itu orang yang diberikan kebaikan oleh Allah dipahamkan urusan agamanya. Ytil hikmasya hikmqir Allah memberikan hikmah kepada siapa yang Allah kehendaki. Barang siapa diberi hikmah oleh Allah diberikan kebaikan yang melimpah. Apa hikmah kata Mujahid murid Ibnu Abbas? Alilmu wal fiqhu itu hikmah ilmu dan fikih. Pemahaman ini ilmu dan pemahaman. Apa ilmu? Kata Ibnu Qayyim atau juga Adzahabi al ilmu maqallah waq rasul waqhabahwi. Ilmu dimaksud adalah kalamullah maqallah firman Allah al-Quran waqala rasul hadis waqala sahabah perkataan sahabat. Ah ini ilmu para itulah manhaj. Ya, oleh karena itu kalau kita belajar ilmu bagaimana Quran dan hadis dipahami oleh salafus saleh lah ini ya ini para jemaah ya bukan menggunakan akal semata, bukan menggunakan perasaan, bukan menggunakan kila waqol katanya bukan ikut-ikutan yaumbi anzallahai abana abum Ketika dikatakan kepada mereka agar mengikuti apa yang Allah turunkan, mereka mengatakan, "Kami mencukupkan diri apa yang sudah kami dapatkan dari nenek moyang kami." Meskipun nenek moyang mereka tidak dapat hidayah, tidak mengerti apa-apa. Ini jadi memperjuangkan Islam perlu pengorbanan, para jemaah. Dan korban pengorbanannya ya tidak lain adalah jiwa dan harta kita. Tadi sudah di dalam firman Allah ya. Di antaranya surat Assf ayat berapa tadi? Assaf ya 11 12 ya. 11 12 ya. Dan juga surah at-Taubah ayat 111 ya. Ini para jemaah. Ah kalau sudah seperti itu ya siap-siap orang ilmu perlu bekal kata Imam Syafi'i ya. Bukan bekal kemudian bawa bekal seperti anak TK, anak SD bawa apa? Nasi sama telur sama gorengan sama itu bukan bekal sini ya. Ada kitab, ada buku tulis, ada catatan. Para jemaah mungkin ke sini ke masjid bawa motor, perlu bensin, bawa mobil perlu bensin, naik sepeda ontel. Itu semua artinya perlu perlu jerih payah, perlu upaya. Kita tidak sampai seperti Baqi bin Makhlad yang jalan 4.000 kilo itu para jemaah ya. Dulu para aimmah kalau belajar mereka makanannya itu roti keras. Ada tepung yang keras. Mungkin dilempar ke anjing, anjing bisa kabur. Itu cara makannya gimana? Siram sama air supaya lembut. Baru dimakan. Al Imam Nawawi ya sehari itu 12 mata pelajaran sehari. Dan pernah 2 tahun beliau menyelesaikan tulisannya tidak pernah tidur terlentang di atas kasur. Tidur di pijak tidur begini kalau ngantuk. Kalau ada hajat baru makan atau hajat. Ini mulut jasa laki ngantuk juga tidur ya. Jadi kalau Nawi ini kitabnya ya tidur begini karena kecapekan. Kalau Kang Nawawi ini tempat tidur dulu ya baca sebagai apa? Pengantar ti pengantar tidur. Bedanya Imam Nawawi dengan Kang Kang Nawawi ya. Baik para jemaah. Nomor empat. Nabi Ibrahim Alaih Salam teladan. Ya, Nabi Ibrahim dan keluarganya teladan dalam berkorban untuk perjuangan agama Allah. Ya waq inniibunbi hab minihinahuamma inamuk ya abarajid insyaallah minirin aslamain Ya. Ya. Dalam surat apa itu? Fusilat. Ya. Itu para jemaah bisa dibuka [menghela napas] surat Fusilat. Iya. Ya. Assafat ya. Surah Assfat surah 37 ayat 99 sampai dengan ayat 110 ya atau 111 ya. Waqala inni ilbi sayah. Nabi Ibrahim mengatakan, "Saya sesungguhnya aku mau pergi menuju Tuhanku maka Allah akan memberi hidayah kepadaku." Ini beliau ya ketika cerita singkatnya di saat itu cuma tiga orang di dunia beriman. Nabi Ibrahim, istrinya Sarah sama saudaranya Nabi Luth. Ya. Nah, beliau dari Babilon pergi ke Mesir ya untuk mendakwahkan agama Allah Taala. Dan kalau bicara jujur bahwa Sarah istrinya digoda oleh orang-orang yang zalim, tapi bilang saudara saya saudara perempuan. Maksudnya saudara seagama, tauriah bukan bohong ya. tapi juga dicoba untuk digoda. Ketika mau digoda gelap, tidak kelihatan. Ketika mundur terang lagi. Sampai berapa kali akhirnya orang yang menggoda ini mengatakan ini bukan orang sembarangan. Akhirnya ya ini pembesar Mesir diberi apa? Diberi ee semacam hadiah yaitu Hajar sebagai pembantunya Sarah yang pada kemudian Hajar sama Sarah diberikan kepada Nabi Ibrahim dan Qadarullah punya anak. Ya. Ah itu biasanya ya. Kalau perempuan tuh begitu ya, cemburulah ya. Itu memang kata orang Arab dasar perem perempuan ya. Orang Arab enggak bisa bilang P. Beda dengan orang Sunda itu fitnah itu ya. Enggak bisa bilang F. Maka apa terjadi para jemaah? Setelah punya anak ya sudah kamu bawa aja. Dibawa ah. Ditinggallah Nabi Ismail masih bayi dengan Hajar di mana? Di lembah Makkah. Hajar teriak-teriak, "Ibrahim, kamu tinggalkan kami di sini. Begini tidak noleh karena seadanya ditinggal. Ibrahim kamu tinggalkan kami tidak noleh. Ibrahim kau tidak tinggalkan kami karena Allah baru noleh. Iya. Apa kata Hajar? Kalau begitu Allah tidak akan menyia-nyiakan kami. Ya coba ya. Ini jadi Ibrahim pergi waqala inni dahibun ilabbi sayasdin. Ya beliau yakin ketika me apa menjalankan tugas untuk mendakwahkan tauhid pasti Allah memberikan hidayah. Tapi beliau tidak lupa, "Rabbi habli minasin." Minta generasi selanjutnya agar apa? Mendapati anak yang saleh. Diberi Nabi Ismail, di Nabi Ishak. Fabasyarnahu bighulamin halim. Ya, anak yang lembut satu nabi Nabi Ismail. Tapi tetap diuji para jemaah pengorbanan. Falamma balag mausya. Ya, ketika ditinggal datang sudah usia 7 tahun 10 tahun sudah bisa diajak bermain-main. Nabi Ibrahim mimpi mengatakan p Ismail ya bunayya inni aro fil manam anni adbahuka fadurar wahai anakku ya bunayya apa kalau di sini ya bunayya itu ya Ujang kalau kalau di Medan Ucok ya kalau Madura kacong [tertawa] ya Jawale itu ya ini panggilan lembut saya aku mimpi untuk sembelih kamu fandur mad taro apa pendapatmu coba kalau Kalau mimpi nabi itu wahyu ya. Kalau ke mimpi kita ya jangan macam-macam wangsit enggak ada para jemaah ya. Nah, sementara anak kita ditawari untuk dikitan saja mintanya macam-macam. Ini Nabi Ismail apa? Q ya abal ma. Wahai ayahku tercinta kerjakan apa yang telah Allah perintahkan. satajiduni insyaallah minirin. Insyaallah kau dapatkan aku sebagai orang yang sabar mau disembelih. Diuji para jemaah perlu pengorbanan ya. Contoh nyata Nabi Ibrahim Hajar ditinggal, Ismail kecil ditinggal ya apa kata beliau? Ya, beliau mengatakan bahwa inni askantu minyati biwadinarin baitikal muharam. [batuk][berdehem] Rbana liuqimus. Ya, surah Ibrahim 37. Rbana inni askantu minyati biwadin giri zarin baitikal muharrom. Rbana liuqimus. Ya Allah, aku tinggalkan ini dari keturunanku Ismail ini di lembah Makkah yang tidak ada pohon sama sekali. Tidak ada air, Saudara. Tidak ada pohon. Hanya satu kantong saja yang ditinggalkan untuk Hajar sama Ismail kecil. Doa semoga mereka menegakkan salat ya Allah. Doa lagi apa? Faja'al afidatan minanas tahwi ilaihim. Ya Allah jadikan ya sebagian hati manusia condong pada mereka. Nah ketika kehabisan air apa yang dilakukan oleh Hajar? Dari Safa ke Marwah. Marwah ke Safa, Safa Marwah sampai sekarang jadi sai. Ya. Air keluar zam. Zamzam. Air zamzam ya. Ma zamzam limba lahu. Air zamzam tergantung niatnya untuk apa ketika diminum. Para jemaah kata Nabi, "Seandainya bukan karena uminya Ismail, Zamzam sudah melebar ke mana-mana." Ini sampai sekarang zamzam bisa diminum. Barokah ya. Ah, setelah ada air ada burung. Orang banyak kabilah lihat ada burung masih ada air ini. Sehingga banyak orang datang doanya dikabul para jemaah ya. Faja'alid minas tahbi ilaihim dikabul rbi habli min dikasih Ismail sekian lama Nabi Ismail tua belum punya anak setelah itu Nabi Ishak ya para jemaah kemudian doa ya Allah condongkan sebagian hati manusia sampai sekarang ya ada yang apa dari min fajjin amik ya para jemaah ya jadi apa dari pelosok ya. ya umumkan haji pada manusia. Maka mereka datang ada yang jalan kaki, ada yang naik kendaraan dari apa? Fajin amik. Dari pelosok-pelosok. Nah, kalau haji reguler itu bisa dilihat para jemaah di pesafar itu yang namanya pramugari itu bolak-balik bersihin toilet. Karena apa? Ya, orang-orang orang-orang kampung, orang-orang desa pelosok yang naik haji ya, yang minta izin sama pramugari saya mau pulang mau ngasih makan ayam itu ada juga gitu ya. Buang air besar sembarangan sudah kan orang kampung ini ayat nyata ini min fajin amik dari apa? Dari pelosok-pelosok. Maha benar apa yang firman Allah Taala para jemah ya. Nah, juga Nabi Ibrahim minta apa? Supaya condong hati manusia. Ya, supaya condong para jemaah. Di mana di situ tidak ada pohon-pohon. Tapi sekarang masyaallah orang-orang pada ke sana. Warzuqhum minsamarat. Beri rezeki untuk mereka buah-buah laahum yasykurun agar mereka bersyukur. Sekarang jadi manasik haji bagi kita ini. Masyaallah ya. Ini para jemaah. Makanya Allah mengatakan apa? lakum uswatun hasanah fi ibrahim walladina maahu sungguh sudah ada teladan yang baik bagi kalian pada Nabi Ibrahim dan orang yang bersama dengan Nabi Ibrahim ini perlu pengorbanan mengorbankan anaknya istrinya ditinggal yakin Allah Taala akan memberikan itu kalau Nabi Ibrahim ya ada ada ustaz cerita ustaz itu punya pondok ya ada orang yang suka khuruj keluar itu ya ditinggalkan tuh anaknya sama istrinya. Nah, karena pondoknya kasihan ditinggal ya pondok meng-cover keperluannya. Apa bilang, "Ah, inilah kalau khuruj Allah menjamin rezekinya." Ya enggak benar begitu ya. Kalau Nabi dapat wahyu dijamin sama Allah Taala lah kita terus harus berusaha ya. ya ketika meninggalkan keluarganya ya dinaftahi. Ah tapi ingat para jemaah ya yang adalah ditolong berupa apa? Keberkahan. Keberkahan sehingga keluarga yang ditinggalkan untuk kebaikan dia bisa menjadi apa? Menjadi rezeki yang barokah. Ya, anaknya nurut, istrinya nurut. Itu tadi barang siapa yang aman di pagi hari bersama keluarganya, badannya sehat, makanan yang dimakan dari itu ada makanan pokok seperti punya dunia dan isinya. Nah, baru yang kelima. Berkorban bentuk dari pengorbanan. Tema kita berkorban dengan pengorbanan ya itu salah satu bentuk di dalam kita memperjuangkan agama Islam. di mana memperjuangkan agama Islam itu dengan ilmu dan amal. Di antara bentuk amal ya kurban sembelih ini para jemaah berkorban ya. Dan barang siapa yang berkorban jangan potong kuku, jangan potong rambut. Asru wa ahadukum yudohi fala yamussa minhi waari. Kalau sudah masuk 10 hari Zulhijah, barang siapa ingin berkorban maka jangan motong kuku atau motong rambut. Loh, kalau dari awal belum niat di tengah-tengah kemudian ada rezeki mau berkorban, ya di hari itu tahan untuk selebihnya. Nah, ini ya berkorban dengan pengorbanan ya. Sehingga boleh tidak ya kita korban dengan cara hutang? Boleh. Boleh para jemah ya. itu asalkan memang sudah bisa diukur mampu untuk membayar boleh para jemaah ya perlu korbanan jual motor untuk beli sapi, jual mobil untuk beli unta, untuk beli kambing, itu perlu berkorban dengan pengorbanan. Nah, ini salah satu dalam memperjuangkan Islam. Di antaranya juga mengagungkan syarat Allah, Imam Syafi'inya apa? Menggemukkan badan korban. Sehingga yang punya kambing sekarang dipelihara ayo ya dikasih makan supaya gemuk. Jangan sampai membohongi pembeli. Digelontor ya apa di apa namanya? Digelogok ya apa? Ah digelogok itu namanya penipuan. Gisy ya. Man ghasana falaisa minna. Orang curang pada kami tidak termasuk golongan kami. Itu tidak boleh para jemaah ya. Dan jangan sampai membohongi pembeli yang jualan kambing sama sapi asalkan apa? Tanggal ya. Apa namanya istilah kalau di sini, Pak? Kalau di Jawa poel. Apa namanya? Apa, Pak? Ompong. Ya, itu kan bisa diakali, bisa ambil palu di Iya. Ini sudah ompong nih. Nah, gitu. Sementara Nabi bersabda apa? La tadbahu illa musinna. Ya. La tadbahu illa musinna. In takir alaikum fatadbahu jadaa minadni. Ya, jangan kalian menyembeleh kecuali musinnah. Ya, musinnah apa? Musinnah itu ukuran umur ya. Illa musinna. Kalau unta itu masuk tahu e umur 5 tahun masuk tahun keenam. Kalau sapi umur 2 tahun masuk tahun ketiga. Kalau kambing umur setahun masuk tahun kedua. Makanya Nabi bersabda, "La tadbahu illa musin illa ya anur alaikum fatadb jada minad raw Abu Daud ya dan yang lainnya. Imam Muslim juga jangan kau sebelah kecuali musinah." Musnya umur kalau unta umur 5 tahun masuk tahun keenam. Kalau sapi umur 2 tahun masuk tahun ketiga. Kalau kambing umur 1 tahun masuk tahun kedua. Kalau kalian tidak mampu, tidak ada yang bisa disembelih umur sebegitu boleh domba jadaah minad. Jadaah itu don domba yang berumur 6 bulan. Nah, itu ya. Nah, kita mungkin punya domba 5 ekor umur 6 bulan ditukur dengan satu kambing misalkan yang sudah umur setahun misal. Nah, itu dan yang paling afdal ketika ditanya ayyu riqobi afdol faqala an aglaha tamanan wa anfasuha indohibiha. Kata Nabi ketika ditanya oleh Abu Dzar eh korban apa yang paling utama? yang paling mahal harganya dan yang terbaik bagi pemiliknya. Ya, itu yang terbaik bagi pemiliknya. Kalau Nabi seringnya korban kibas itu domba ya. Ee kemudian ee nah ini ya jadi anna rasul sahu al wasallam amar bikabsyin akron yat fi sawat wabruk fwad waduru fwad aisyah disuruh oleh nabi ya kata beliau rasul menyuruh aku untuk membawa kabes domba yang akron bertandu yat fisawat di sininya warna hitam ya kemudian apa yabruk ya ketika apa menjatuhkan dirinya di tangan-tangan taknya hitam jadi hitam di dada di perutnya hitam di empat kakinya yendur dan hitam di matanya dan bertanduk nah biasanya itu domba garut situ ya itu itu mahal it tidak Pak domba Garut harga harga Rp50 juta ada, Pak. Ya. Ah, itu ada sapi R5 juta ada 30 lebih mahal. Nah, ini jadi makanya ulama pendapat mana hewan yang paling afdal? Ada mantan unta berikan sapi dan kambing. Berdasarkan hadis yang orang batang Jumat duluan seperti korban unta. Duluan di sini, Pak, bakda subuh. Jadi sahabat dulu itu kalau mau jumatan bakda subuh sudah masuk masjid itu seperti korban unta. Waktu berikutnya mungkin jam 9an lah korban sapi. Berikutnya korban kambing. Terakhir korban ayam ya yang tidak sama sekali korban perasaan [tertawa] ya. Nah dalam hadis tersebut ya ketika ditanya ayu riqobi afdol qola aglaha tsamanan wa anfasuhahibiha. yang paling mahal harganya dan paling berharga, paling baik bagi pemiliknya. Itu tadi ternyata ada kambing domba Garut lebih mahal daripada sapi. Ya, demikian barangkali itu perlu pengorbanan ya. perlu pengorbanan. Berkorban dengan pengorbanan saya bahas lebih luas lagi. Dan bagi yang mau berkorban ya tentu saja perhatikan adab-adab dalam berkorban seperti orang berkorban yang sembelih harus berakal ya. Kemudian orang berakal berarti anak kecil enggak boleh, orang gila enggak boleh, laki perempuan boleh kalau mau perempuan. Ya. Kemudian yang kedua, muslim atau ahlul kitab. alatnya harus tajam ya, harus tajam. Tidak boleh terbuat dari tulang atau kuku. Kemudian bagaimana menghadapi hewan yang dikorbankan, maka korbannya hewan itu dalam keadaan hidup. Disembelih di tempat yang disembelih. Kemudian jangan sampai mengasah tajam di depan hewan yang dikorbankan. Ya. Nah, itu semua perlu pengorbanan untuk menuntut ilmunya. Barangkali ini yang bisa saya sampaikan karena waktu sudah mereka zuhur. Silakan kalau ada pertanyaan ya, pertanyaan bebas ya, asalkan saya bisa jawab. Wasallallahu ala nabina Muhammad wa ala alihi wasahbihi wasallam. Silakan para jemaah mau tanya langsung atau tertulis. Silakan ibu-ibunya. Silakan. Nanti yang mau tanya dikasih hadiah. Domba Garut [tertawa] gambarnya. Ada pertanyaan? Silakan. Iya. Bismillahirrahmanirrahim. Ee sebelumnya jazakallahu khairan kepada ustaz yang yang sudah memaparkan materinya mohon izin bertanya ee apakah ada hikmah ee ketika bagi seorang yang hendak berkorban yaitu menahan atau tidak mencukur kuku dan rambutnya seperti? Iya. Barakallahu fik ya. Ulama menjelaskan ya bahwa hikmah dari menahan tidak memotong kuku dan rambut agar badan kita secara sempurna terlindungi dari api neraka. Ya itu karena hari nahar itu adalah hari yang terbaik dan di hari Arafah Allah membebaskan dari api neraka. Idqukum minanar fi yaumi arafah. itu. Nah, artinya di sini hikmahnya adalah ulama menjelaskan ya yang saya baca bahwa agar semua bagian badan kita ini sempurna ya diselamatkan dari api neraka. Allahuam bisab. Hikmah itu bisa dipetik ya sesuai atau tidak sesuai itu hikmah ya. Ya, kalau memang tidak kita tidak bisa memetih hikmah dari suatu peristiwa, kata Imam Nawawi, kita mengerjakan sunah itu sudah hi hikmah. Karena arti hikmah itu sendiri ya adalah di antaranya adalah asunah. Kata Imam Syafi'i, asunah. Ahah. Jadi, ketika orang tidak bisa mengambil hikmah, ketika kita ngikuti sunah itu termasuk sudah hi hikmah. Dan hikmah dari kenapa ditahan tidak motong kuku sama rambut agar semuanya diselamatkan dari api neraka dengan sempurna. Demikian Allahuam bawab. Itu bukan kata sayang ya. Ada lagi yang lain? Silakan. Iya silakan ya. Ini murid saya ini Iqbal. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Ahsanallah ilaikum ya ustaz. Barakallahu fikum. kabar. Semoga antum selalu dilindungi Allah subhanahu wa taala. Amin. Diberikan kesehatan dan keberkahan. Amin. Allahum amin. Ee minta penjelasan, Ustaz. Penjelasan bagaimana ee penerapan di lapangan gitu, Ustaz, ya. Dalam dunia dakwah, gitu. Berkaitan sabda Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Wasam yang riwayat Ibnu Majah ee tentang ee dari yang beliau sampaikan tentang arwidah Ustaz. H iya yang beliau sifatkan arrajulut tafih yatakallamu fi amril amah. Barangkali ada dari antum penjelasan tentang itu. Jazakumullah khairan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [menghela napas] Iya. Di dalam ya hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam ya, Nabi bersabda, "Sayati alanasi sanawatun khdaat yaqu fi kadib wukadzab fiodq ya fihal fihal aminantiqu faibid ya amrilah ya akan datang pada manusia tahun-tahun penuh dengan penipuan ya tahun-tahun tertipu banyak manusia ya dipercaya orang yang berdusta dan dianggap bohong orang yang jujur ya diamanahi orang-orang yang berkhianat ya dan dianggap khianat orang-orang yang amanah. Kemudian di situ ada arruwaibidah berbicara ditanya apa ruwa bidah ya disebut oleh Nabiul arrajul attafih fi amril ammah ya apa di sini maksud arrajul tafih ya fir bil ammah yaitu orang al-hakir orang orang rendahan orang kecil ya tidak punya ilmu ya tapi berbicara masalah besar ya masalah besar masalah kepentingan umat ya yang sangat luas. Nah, itu. Nah, itu memang datang ya di akhir-akhir zaman seperti itu. Seperti sekarang ya orang kecil, orang tidak punya ilmu lalu menyampaikan perkara-perkara besar akan terjadi begini, terjadi begini. Oleh karena itu dalam surat e An-Nisa e 83 Allah berfirman, waid jaahum amrun minal amri khaufi walau ruhu rasul wa ulil amri minhum laimahina yastanbitunahu minhum ya walaah alikum illa ketika datang perkara yang terkait dengan keamanan dan ketakutan langsung disebarkan. Ee coba lihat kemarin ini juga saya ngisi di Lombok ya dengan tema itu apa? Adawabit almatinah limauqifil muslim minal fitnah. Ya, batasan-batasan syari yang kuat bagi orang Islam menghadapi fitnah. Ya kan baru-baru ada itu panik baying beli melon. Eh, melon apa yang tabung gas. Karena apa? BBM naik terjadi begini. Jadi dalam surah Annisa ini disebutkan kalau ada perkara keamanan dan ketakut langsung disebar. Seandainya itu dikembalikan kepada rasul atau pada ulil amri di antara mereka laimahulladina yastanbitunahu minhum. Maka akan lam lam taukid akan ngerti dengan ilmu siapa? Orang yang bisa beristinbat. Ya. Ya. Istinbat itu apa? Mengambil kesimpulan hukum sikapnya bagaimana. Ada Syiah, wah Syiah kan begini. Ada Cina dulu, Cina akan begini. Wah, disebar langsung. Disebar langsung. Orang takut. Ah, tidak boleh nakut-nakuti orang Islam. La yahillu limuslimin an yurowiah musliman Daud. Ya, tidak boleh orang Islam nakut-nakuti orang Islam lain. Dalam zaman penuh fitnah begini banyak ibadah. Al al ibadatu fil harji kahijratin ilaiya. Rawa Muslim dari Maqil bin Yasar. Beribadah di zaman penuh fitnah seperti hijrah kepadaku. Maka kalau ada fitnah macam-macam tidak boleh gampang-gampang menyebarkan. Apalagi sekarang begini ya akan begini akan begitu. Ah seandainya diserahkan kepada Rasul, Rasul sudah meninggal. Ulil amri. Siapa ulil amri itu? Penguasa dan juga ulama. di sini akan ngerti dengan ilmu siapa laimahina yastanitunahum yang bisa istinbab. Istinbat itu produk hukum untuk menyikapi satu persoalan ya yang itu yang ngerti adalah orang-orang yang punya ilmu. Nah kata istanbah itu dia kata apa? Bisa nanti buka tafsir Ibnu Katsir yaitu apa? Istikhrajul ma minal ardhi. mengeluarkan air dari tanah alias menggali su sumur. Nah, sekarang saya bertanya, menggali sumur di sini mudah atau susah? Susah. Gali sini tidak ada, ini enggak ada. Bagaimana kalau di Jaziratul Arab batu semua ya? Batu semua ya. Laimahulladina yastanbitunahu minhum altinbat hua istikhul minal ardi. Itu lafaz asal. Boleh lihat diulir. Ah, dipakailah ya. Ya, istiarah di sini diambil untuk apa? Istidbat hukum yang tidak mudah. Gali sumur tidak mudah. Oleh karena itu melihat eh Syiah begini, Cina akan begini, ini akan begini, itu tidak mudah. Para jemaah, ayo kita pergi ke Palestina mau ke sana. Jadi apa ke sana? Iya, ya. Tidak mudah. itu harus orang berilmu. Nah, terkadang fatwanya orang berilmu tidak familiar, tidak sesuai dengan seleranya orang banyak. Ya, itu. Oleh karena itu ya innallaha Nabi bersabda apa? Innallaha apa? Astagfirullah. Innallaha yakbidul ilma astagfirullah. Innallaha la yantazil ilma. Apa? in ya inallahazul intian ya Allah tidak mencabut ilmu dengan sebenarnya dari hamba Ya, tapi Allah mencabut ilmu dengan apa? Mewafatkan para ulama. Hatta id lam yubqi aliman itakodanasu ruusan juhala. Sehingga kalau sudah tidak ada orang berilmu apa? Manusia mengangkat ini bahasa nabi ya. Yaitu ruusan juhala orang-orang bodoh, tokoh-tokoh bodoh, jahil. Hal ya fasuilu ditanya tentang ilmu. Faftau bighir ilmin fadolu wau. Berfatwa tanpa ilmu. Maka sesat dan menyesatkan. Bukan hanya sesat dan menyesatkan tapi mati dan mematikan. Dulu ada orang membunuh 99 orang. Tanya kepada ahli ibadah bukan ahli ilmu. Apakah ada tobat bagi saya? Tidak ada. Dibunuh dia. Ya. Yang mati siapa? Yang berfatwa. Di zaman Nabi ada meskipun derajatnya dipersis diperselisihkan. Ada seorang sahabat yang junub tapi dia terluka. Boleh tayamum tidak harus mandi. Mandi mati dia. Yang mati siapa? Yang minta fatwa. Jadi kalau fatwanya sesat bukan hanya sesat menyesatkan, tapi mati mematikan. Ya. Ini yang mati tadi muftinya, yang kedua mustaftinya. Orang yang minta fatwa ya. Qotaluhu qotalahumullah. Mereka telah membunuhnya. Semoga Allah membinaskan mereka. Padahal yang membunuh bukan sahabat-sahabat, cuman dengan sebab dia. Ya, itu para jawab. Nah, oleh karena itu ah berhati-hati di dalam menyikapi persoalan ya. Arwabid apa? Arajulut tafih yatakallam fi amrin amma. Orang rendahan eh orang tidak berilmu. Ah, tapi sudah sadung-kadung diangkat. Sekarang itu orang maaf ya para jemaah bukan nyinggung siapa-siapa ya. Mudah sekali orang mengangkat untuk jadi tokoh ya. Kalau sebagian orang, orang bisa ngobati orang kesurupan, oh langsung jadi ajengan, langsung jadi tuan guru. Ya, terus sampai ke anak-anaknya padahal tidak bisa apa-apa, tidak mengerti ilmu. Ya inallaha inanak yaqil ulamaan ini para jemah. Jadi Allah tidak mencabut ilmu dari hamba dengan sebenarnya tapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama. Ketika sudah tidak ada orang alim itakas rusan juhala. Ya, orang-orang mengangkat orang bodoh jadi tokoh. Ah, ditanya agama bagaimana nih? Boleh, boleh. Ini tidak boleh? Tidak boleh. Pokoknya boleh dan tidak boleh. Ada serba boleh, ada serba tidak boleh. Ya, itu maka Ibnu Qayyim mengatakan ya fatwa itu usahakan sesuai dengan Quran dan hadis. Bawakan Qurannya, bawan hadisnya. Boleh menjawab, "Oh, ini gak boleh. Sebagaimana Allah berfirman tapi ingat sebagaimana Nabi bersabda." Padahal tidak bersabda, "Barang siapa berdusta atas namaku silakan ambil bagian dari neraka." Nabi bersabdal wu tutul ilmu meskipun ke negeri Cina ya. Cina ketemu sama si jin ping ya. Itu bukan hadis ya bukan hadis para jemaah. Bukan hadis. Beramalah untuk duniamu seakan hidup selamanya berbuat untuk akhirat seakan mati besok. Bukan hadisakfron Nabi bersabda kan sering dikhotbah-khotbah ya bahwa kefakiran mendekati kekufuran bukan hadis. Oleh karena itu jangan sampai berkata mengataskan nama nabi sementara tidak. Nabi bersab begitu. Man kadaba alayya mutmidan falabawa mau minanar. Ya. Nah, ruai bidah ya kurang lebih ada seperti itu. Ruwai bidah orang kecil ya, orang remeh, rajulun tafih yatakallam an amrin ammah. Berbicara masalah umum seperti terjadinya fitnah apa saja itu ya lebih baik. Apa kata Nabi? Al ibadatu fil harji kahijratin ilaiya. Rawahu Muslim dari Maqil bin Yasar radhiallahu taala anhu. Beribadah di zaman alharj. Apa alharj? Alqatl. Al-Qadl, pembunuhan-pembunuhan. Apa? Al, alfitnah. Di zaman fitnah itu seperti hijrah kepadaku. Hijrah dari Makkah Madinah bukan perkara mudah, Saudara. Berat. Ah, zaman fitnah seperti ini banyak banyak ibadah, banyak baca Quran, banyak salat sunah, jaga yang wajib tambah dengan yang sunah. yaha tidaklah hambaku kata Allah mendekatkan dirinya kepadaku dengan sesuatu lebih kucintai dibandingkan dengan yang wajib. Nah, mari jaga salat lima waktu. Birul walidain, berbuat baik sama tetangga yang wajib ya istri sama suaminya baik, suami sama istri baik sama anak yang wajib dijaga dan ditambah dengan yang sunah sampai aku cinta kepada dia. Kalau aku cinta kepada dia, aku menjadi pendengaran untuk mendengar, penglihat untuk melihat, ya tangan untuk memukul, kaki berjalan. Artinya apa? Anggota badannya itu sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah. Kalau minta aku kabulkan. minta perlindungan aku lindungi. Ah, ini. Nah, jadi kesimpulannya di zaman seperti ini kita harus hati-hati ya. Lebih banyak ibadah jangan kita banyak bicara ya. Man kat kalamuhu katuroh khotuhu. Orang yang banyak bicara banyak salahnya. Manana yum billah walumil akalakiron liyasmut. Barang siapa beriman pada Allah dan akhir hendaklah bicara yang baik. Kalau enggak bisa diam. itu ya. Allahuam. Itu yang bisa saya jawab ya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Pak Ustaz mau bertanya, bolehkah anak-anak korban hewan? Anak-anak korban hewan maksudnya anaknya bapak mau korban juga gitu ya. ya ee pada asalnya boleh-boleh saja, tapi anak itu kalau kalau belum belum balig kalau belum balik dia apa ya belum ada kewajiban ya. Adapun korban ulama beda pendapat ya. Ada yang mengatakan wajib ada yang mengatakan sunah ya. Ah namun lebih afdal ya kalau korban sendiri ya kemudian dipakai untuk sekeluarga ya. Sebagaimana ee apa terdapat dalam asar ya entar saya cari dulu ya ee ini ya yaitu Ath bin Yasar seorang tabiin bertanya soaltu Aba Ayyub kepada seorang sahabat kaifaat al ahdi Rasulullah wasallam bagaimana korban di masa Nabi dijawab oleh Abu Ayyub yaarulu yudhiu Ya, dulu sahabat Nabi itu dia korban satu kambing atas nama dia dan keluarganya. Fayakulun wudimun dan dimakan. Setah kasih makan. Pertanyaan saya, Pak, ada Pak pendapat di lapangan kalau i dia korban kok makan daging korbannya. Ada tidak begitu? Orang korban enggak seharusnya enggak makan daging korbannya. Ada tidak yang berpendapat begitu? Ada ya? I betul. Sama berarti. Sementara Allah berfirman apa? liyashu maniumtilam minu alal faqir agar mereka menyaksikan apa yang telah Allah berikan manfaat dan berzikir pada Allah pada hari yang memaklumat zikir takbir ini 10 hari ini. Maka makanlah dari daging korban. Nabi korban 100 unta. Bagaimana cara makan? Dipotong sekerat. Sekerat. Sekerat. Sekerat. Jadi 100 kerat. Dimasukkan panci, dimasak pakai air kuahnya diminum. Ah, mengamalkan ayat faqulu minha. Jadi nanti kalau korban dimakan sebagian korbannya. Yang kedua disedekahkan untuk orang fakir miskin. Yang ketiga bisa disimpan. Yang keempat bisa diberikan hadiah. Nah, itu ya. Nah, kemudian hatta tabasar akirmidzi. Lalu kemudian orang-orang tabaha saling berbangga-bangga. Ini loh saya tujuh keluarga, suami istri anaknya lima masing-masing korban. Kalau berdasarkan bangga-banggaan itu tidak benar. Fasollibbika wanhar ya a fasolibika wanhar lobbik. Ya, salat dan berkorban karena Allah. Tidak akan pernah sampai kepada Allah daging dan darah korban kalian. Yang sampai kepada Allah ketakwaannya. Ya. Jadi kalau ada anak mau dikorbankan ya boleh-boleh saja ya. Tapi lebih baik atas nama bapaknya karena yang yang beli bapaknya. Bolehkah? Bolehkah gadai menggadai seperti gadai rumah? Menggadai rumah. Iya ada, Pak. Ya, gada itu namanya arrohan. Boleh. Islam boleh menggadai ya, tapi tidak boleh dimanfaatkan. Seperti gadai sawah ya, itu tidak boleh dimanfaatkan ya. Gadis sawah R10 juta misalkan, sawahnya digarap itu tidak boleh ya. itu sama dengan riba. Hadisnya diif tapi ijmak ulama ya. Kullu qardin jaro fi manfaah fahua riba. Setiap hutang diambil manfaatnya itu riba. Ya. Tapi hadisnya diif. Tapi ijma ulama bahwa misalkan ada orang gadis sawah dengan syarat saya ini saya garap sawahnya itu enggak boleh. Tapi kalau tidak pakai syarat lalu izin, "Pak, boleh enggak nih kebetulan ada musim ini? Boleh enggak saya garap? Ya, ya enggak apa-apa ah izin ya karena pada hakikatnya barang itu tertahan irtahan ya. Dan la yahillu maumriin illa biti binafsihi ra Ahmad. Tidak halal harta seseorang kecuali dengan kerelaannya. Nah, itu ya. Asalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullah. Jadi gada rumah juga boleh. Asalkan jangan dipakai rumah itu sama yang dipinjamin duit ya. Dan tidak boleh ada lebihan nantinya karena itu sebenarnya menolong ya. Kalau enggak ada sekarang enggak ada seperti itu. Pasti ada kelebihan. Betul ya itu ya. Jadi misalkan ganti R10 juta ya nanti balik R10 juta itu. Terus sawahnya enggak boleh digarap sebagai syarat rumahnya enggak boleh ditinggali. Ah, tapi su satu saat mau pinjam mau dipakai tuh garap kebetulan lagi nanam semangka misal ya silakan kalau diizinkan. Kalau tidak diizinkan tidak boleh ya itu Pak Ustaz saya mau tanya tentang salat jamak atau qasar. Misal mau berangkat ke luar kota ee bakda zuhur diperkirakan eh di apa ini? diperkirakan ee masih di jalan. Bolehkah ditarik ke zuhur padahal masih di rumah? Bolehkah ditarik ke zuhur, Mas? Berangkat luar kota setelah zuhur diperkirakan masih di jalan. setelah zuhur. Ah, pusing saya ini. Ah, siang ini [tertawa] ya. [mendengus] Bolehkah ditarik ditarik ke zuhur padahal masih di rumah? Ya. Iya. Ya, ini jamak jamak sama qasar ini. Ya, begini saya jelaskan ya. Misalkan saya ini ya, saya sudah safar jarak saya dari rumah ya. Nah, ini zuhur saya maka saya boleh menjamak dan mengqasar ya. Boleh menjamak dan mengqasar. Nah, setelah pulang sampai rumah belum asar, zuhur, asar sudah kerja sudah selesai, enggak ada masalah boleh ya karena itu ruksah. Innallaha yuhibbu anta rukosuhu kama yuhibbu anta azaimuh. Allah tuh senang, suka ruksah, keringanan yang diambil sebagaimana Allah suka kewajiban yang dikerjakan. Jadi boleh-boleh saja. Nah, atau saya pulang sampai rumah belum salat, sampai rumah asar, maka saya dur jamak tapi tidak boleh qasar karena sudah sampai di tempat. Kalau di sini saya jamak dan qasar boleh saya qasar. Qasar ya, sebagian ulama mengatakan wajib, sebagian tidak. Tapi kalau jadi jadi imam, jadi makmum ikuti imam. Ya. Nah, jamak tidak harus. Saya tidak harus misalnya saya pulang masih bisa di rumah salat. Nah, itu banyak ulama memilih lebih utama seperti itu ya. Karena apa? Innasalata kanat alal mukminina kitaban mauutta. Bahwa waktu untuk salat itu sudah ditetapkan. Tapi boleh ruksah ngambil saya di sini nanti zuhur sama asar saya jamak ya dan saya qasar. Qasar itu harus, jamak tidak harus gitu. Tapi kalau sudah mukim ya boleh jamak, tidak boleh qasar. Kalau mukim ya hujan. Nabi pernah menjamak salat tanpa ada alasan. Pernah tapi tidak terus-menerus ya. Dan lebih utama salat di waktunya. Innata alal mukminin kita dan bersama dengan jemaah. Begitu. Nah, misalkan ee sebelum zuhur ya kita sudah pergi ya atau pulang ya bercaya pulang nih belum salat zuhur sampai rumah asar. Nah, sampai di sana zuhur sama asar namanya jamak takhir. Kalau di sini tadi jamak takdim ya. Nah, jamak takhir ketika sampai di rumah tidak boleh qasar, harus ikmal, harus sempurna. Demikian ya. Allahuam. Barakallah fik ya, Ustaz. Fika barakallah. Izin bertanya, ana pernah baca postingan status di sebuah platform. Katanya, "Jika kalian menemukan seorang penceramah mengutip ucapan Syekh Albani, maka tinggalkan." Ya, untuk apa? mengambil rujukan ilmu dari seorang apa ini? Penservis jam ya. Ini aneh banget ya. Ya. Pensefir jam. Beliau profesi kerjaannya mensfir sejam tapi beliau diakui ya ilmunya oleh para ulama ya. Ulama hadis Syekh Mqbil. ulama hadis Syekh Abdul Muhsin Albadr, ayahanda Prof. Dr. Syekh Abdul Razzaq mengakui semua semua kitab para ulama yang profesor doktor profesor doktor alallamah mengutip ya shahahu albani, hasanahu al Albani, dafahu alal bani. Hanya orang yang tidak paham dan sangat berani sekali menulis seperti itu. Ma yalfidu minulin illa ladaihiqibun atid. Ya, merinding saya membaca ini ya. Tidaklah terucap dari ucapan semua akan dicatat oleh Allah Subhanahu wa taala. Tidak kenal. Kalau ingin tahu siapa Syekh Albani, Muhammad Albani, lihat murid-muridnya, lihat karya-karyanya. Syekh Masur Hasan Salman, Sy Ali Hasan. Ya, saya sering bertemu langsung sama beliau. Syekh Ali Hasan ya, Syekh Akram Ziadah, Syekh Musa Al Nasr rahimahullah. Syekh Ali sudah meninggal. Lihat buku-bukunya, lihat kitab-kitabnya para jemaah. Lihat kitab-kitab mereka, karya mereka. Ya, kalau ingin tahu siapa fulan, lihat murid-muridnya, selesai sudah. Ya, coba siapa yang bisa menandingi di zaman ini? Itu para jemah ya. Ini orang yang pertama orang mungkin orang kalau yang di sini banyak yang tidak paham katanya-katanya. Nah, kalau yang hasad dengki banyak juga ya. hasad dengki dan hati-hati dagingnya ulama itu beracun ya hati-hati itu ya luhumul ulama sum ya racun hati-hati para jemaah ya hati-hati dengan erit manusia ulama ini ya lihat karyanya luar biasa al silsilah alhadis asahihihah addifah sahihul jami assaghir tuh banyak murid-muridnya masyaallah lihat karya kitab-kitabnya Ya. Nah, ini ee kalau yang seperti saya yakin orang tidak paham dia cuman menukil hati-hati menukil itu semua akan dimintai pertanggungjawaban ya apalagi orang berilmu. Para jemaah kalau orang ada salahlu bani Adam khatiap manusia pasti punya salah ya. Ya, ada juga yang parah ngapain mengambil ilmu dari Fathul Bari syarah Sahih Bari Ibnu Hajar dia terpapar oleh pemahaman Asyairah. Buat apa mengambil dari Imam Nawawi? Coba ini betapa lancangnya mulut-mulut seperti itu. Tertutup kesalahan beliau dengan kebaikan yang melimpah. Amirul mukminin fil hadis Ibnu Hajar Assqalani. Ulama dari zaman ke zaman, dari semua mazhab ya ada Pak kecuali memang orang yang bodoh dengki ya. Wadah macam-macam sudah itu. Itu ah kita harus takut kita punya apa ya apa sudah dikorbankan untuk Islam. Apa yang sudah diperbuat untuk Islam sampai berani ngomong seperti itu dikatakan tukang servis jam coba. Iya. Ya, justru profesi beliau ya sebagai apa? Waktu Syekh Ali Hasan muridnya pernah cerita ya, beliau pernah berada di Maktabah ya seharian berada di tangga itu dan itu berlangsung sekian hari. Kenapa? Ada satu lembar dari kitab itu hilang. Akhirnya beliau buka semua dan beliau susun lagi dan beliau berada di atas tangga sampai 12 jam di atas tangga itu. Coba kalau Allah tidak ngasih keberkahan waktu kesehatan. Siapa yang sabar? Kita baca aja sudah begini baca 5 menit sudah gitu sudah gitu gitu ini sampai begitu. Coba ini ya harus hati-hati ya. Hati-hati apalagi Pak Ulama. Nauzubillah minzalik. Ya, kalau sudah tahu, kalau san tahu ya bagaimana? Masih ada murid-muridnya sering ke sini. Syekh Mas Hasan Salman ya. Ustaz, setiap hari baca Allahumma inni as'alukal huda wat tuqo wal affa wal gina. Apa artinya? Ya, ini juga dalam hadis ya [mendengus] juga disebutkan para jemaah ya. H. Nah, ini ya hadis riwayat Imam Muslim. Ya, dari Abdullah bin Masud. Allahumma inni asalukal hudaqo walina. Ya Allah, aku minta kepadamu alhuda hidayah, petunjuk ilmu. Watqo, ketakwaan walaf, yaitu kehormatan diri. Wal ghina yaitu rasa cukup. Jadi minta kepada Allah ilmu, petunjuk, takwa, hidayah, ketakwaan. Affaf, yaitu kehormatan diri ya walina, kecukupan. kekayaan. Ah, itu ya. Baik, barangkali ini yang bisa saya jawab. Mudah-mudahan perjumpaan ini menjadi perjumpaan yang diridai oleh Allah subhanahu wa taala. Amin ya rabbal alamin. Mudah-mudahan memberikan kebaikan dan keberkahan ya, bukan sebaliknya. Memberikan kita lebih dekat kepada Allah menambah rasa takut. Karena alilmu hua khasyatullah. Ilmu adalah rasa takut kepada Allah. subhanahu wa taala. Dan mudah-mudahan semakin bertambah rasa takut kita dengan menggunakan momentum yaitu 10 hari Zulhijah, ayut tasyrik, hari-hari yang penuh dengan kebaikan. Jangan disia-siakan. Nanti pulang tolong masing-masing tabir di jalan ya dengan suara yang agak keras. Didengar oleh orang enggak apa-apa. Karena Abu Hurairah sama Ibnu Umar takbir di pasar sampai orang dengar sampai ikuti takbirnya. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Lailahaillallah wallahu akbar Allahu akbar walillahilhamd. Takbir Pak jangan ragu lagi Pak. Hadisnya sahih Bukhari ya. E takbir insyaallah ya kita mengamalkan apa firman Allah. minha alqir yaallahu nabina muhammadin waa alihibi wasallam subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla ilahailla anta astagfiruka wa atubuik kalau benar datang dari Allah yang salah dari saya dan dari setan kalau ada salah saya minta maaf pada antum dan juga mohon ampun pada Allah. Dan kalau ada yang tidak sesuai jangan segan-seng ya untuk bisa kasih ya ke saya tertulis atau bisa dititipkan karena kebenaran alhaqqu ahquaba kebenaran lebih berhak untuk diikuti. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih, Anda masih bersama Radio SKN Albayan 95 FM menebar keagungan Asmaul Husna. Allahu asma husna. Ikhwatul Islam, saudaraku seiman seakidah. Untuk selanjutnya kita simak dikumandangkannya azan zuhur untuk wilayah Cianjur dan sekitarnya. Selamat menunaikan salat zuhur berjamaah. Yeah.
Get free YouTube transcripts with timestamps, translation, and download options.
Transcript content is sourced from YouTube's auto-generated captions or AI transcription. All video content belongs to the original creators. Terms of Service · DMCA Contact