Indonesia Gabung Board of Peace: Menakar Peran & Tujuan | Meja Redaksi

BeritaSatu4,011 words

Full Transcript

Selamat datang di meja redaksi. Tempatnya kami awak redaksi B Universe membahas sesuatu yang menjadi perbincangan atau bahkan menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat. Saya Dev Nirvana hari ini akan mengajak kita semuanya untuk membicarakan soal Indonesia yang masuk ke board of peace. kita akan menakar apa sebenarnya peran dan juga tujuan dari Indonesia berada di ee dalam sini dan kemudian juga peran dan tujuan dari board office-nya itu sendiri. He. Nah, pemerintah Indonesia ini memang memutuskan untuk bergabung dengan Board Office. Ini adalah sebuah ee forum yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada em ya kisaran akhir tahun kemarin sampai akhirnya diumumkan di awal tahun ini. Ini adalah bagian dari upaya untuk melancarkan gencatan senjata di Gaza sejak September 2025. Keputusan ini kalau menurut Menteri Luar Negeri Sugiono diambil setelah Indonesia menerima undangan langsung dari Presiden Trump dengan tujuan untuk berkontribusi pada penyelesaian konflik yang ada di Gaza dan juga Palestina lewat ee mekanisme pengawasan, kemudian juga administrasi, stabilitasi keamanan hingga rekonstruksi dan juga rehabilitasi dari wilayah konflik. Tapi sejak awal pembentukannya, Bardang sudah memicu kontroversi karena ada mandat yang meluas dari ee isu Gaza kemudian ke konflik internasional yang lainnya. Kemudian ada juga soal ee Trump sebagai ketua yang tanpa batasan periode waktu untuk menjadi ketuanya. Kemudian skema e keanggotaan yang berbayar sampai 1 ee miliar dolar Amerika Serikat ini kira-kira 16,7 triliun kalau dikonversi ke rupiah begitu ya untuk bisa mendapatkan kursi permanen di dewan ini. Dan ini juga menimbulkan em semacam kekhawatiran soal transparansi, kemudian juga politisasi dan juga potensi penyalahgunaan dari dana yang sudah dikumpulkan ini. Dan pernyataan Trump soal membuka kemungkinan dari Board of Peace ini untuk menggantikan peran dari persikatan bangsa-bangsa ini juga memunculkan penolakan boleh dibilang dari ee komunitas diplomatik internasional terutama dan ini semakin tajam polemiknya karena ada Israel di dalamnya tapi tidak ada Palestina di situ. Dan eh di sisi lain ada Jaret eh Kushner yang merupakan menantu dari Trump dan juga anggota dari border Office ini juga yang sempat memaparkan atau sempat mempresentasikan tentang New Gaza. Ini dipresentasikan dengan cukup panjang kemarin. Ada soal kawasan wisata, ada infrastruktur modern dan juga ekonomi digital yang menurut banyak pihak ini berpotensi untuk mengabaikan hak politik dan juga kedaulatan dari rakyat Palestina. Nah, keputusan Indonesia yang selama ini mendukung keberadaan Palestina, kemudian multilateralisme ini menjadi bahan perdebatan ketika ee keputusan ini muncul untuk bergabung dengan Board of Peace. Apakah keikutsertaan Indonesia ini merupakan strategi dari diplomasi aktif untuk memperjuangkan perdamaian dari dalam atau justru berisiko menempatkan Indonesia dalam skema geopolitik yang problematik dalam tadap petik dan juga berpotensi melemahkan prinsip politik luar negeri yang selama ini kita pegang yaitu bebas aktif. Kita akan bahas bersama dengan Faru Risatori, senior editorial advisor dari Berita 1 dan juga Heru Andrianto, editor inchief Jakarta Glub. Bagaimana kabarnya? Baik. Baik, Mas D. Aman ya, Mas Heru, Mas Fa aman terkendali. Aman terkendali. Tapi ee ketika ini muncul saya punya reaksi. Reaksi saya adalah kalau kata mem eh anak-anak muda itu adalah eh shocked but not surprised. Kaget tapi yang enggak heran juga gitu. Iya. Iya. Kagetnya adalah ee cepat banget keputusan diambil. Maksudnya ya tiba-tiba kita sudah bergabung di dalam sana gitu. Tapi kalau ee tidak herannya adalah ya kalau melihat dalam beberapa waktu terakhir ada ee sering kita lihat ada ee Presiden Prabowo kemudian sering ee berkomunikasi dengan Trump cukup intens begitu ya. Jadi enggak heran juga kalau kemudian oh ya mungkin ada hal-hal lain di baliknya begitu. Kalau Mas Faam melihatnya seperti apa ketika kita kemudian ee deklarasi oke kita masuk di Board of peace. Iya, itu kan sebenarnya ee kalau kita melihat ee apa namanya konsistensi Indonesia ya secara umum ya, kita lihat bahwa Indonesia termasuk yang negara yang konsisten membela kemerdekaan Palestina. I kan. Nah, kalau kita lihat ee sekarang Indonesia masuk ke sana ee bisa jadi itu bagian dari ee apa namanya upaya untuk ee terlibat h ee berperan aktif dalam proses perdamaian atau kemerdekaan Palestina ya ee secara umum. Meskipun kemudian ee ada hal-hal kontroversial. H ya kan karena apa? karena ee anggota Dewan Perdamaian ini justru ee masuk negara-negara yang selama ini sebenarnya tidak pro perdamaian. Hm. Tadi sudah disebutkan h ada Israel. Betul. Negara yang sampai sekarang masih punya nafsu untuk memiliki Palestina. Betul. Bayangkan ada Amerika. Kita tahu sendiri Amerika. ee militer Amerika berperang di berbagai negara. Iya kan? Ya, artinya kalau secara kelembagaan ee bisa jadi kredibilitasnya itu dipertanyakan. Iya kan? H kenapa? Karena ini ee sebuah forum yang ingin dalam artian ee menciptakan perdamaian, tetapi di dalamnya ada negara-negara yang ee tidak mendukung perdamaian. Menurut saya ada ya, tidak semuanya ada. Semuanya betul. Kalau ibaratkan begini, di Indonesia ada forum anti korupsi misalnya, tetapi di dalamnya banyak orang yang sebenarnya terlibat korupsi. H kan aneh ya kan. H ya. Artinya dari sisi kredibilitas ya masih tanda tanya. Itu aja sih menurut saya. Jadi bahwa Indonesia komitmen untuk ee apa? memperjuangkan kemerdekaan Palestina. He ingin berperan aktif agar ee di Gaza itu tidak terusmenerus seperti sekarang. He terjajah. He. Artinya ee ada apa namanya? Ada upaya agar ee Gaza menjadi wilayah yang damai seperti e negara-negara lainnya. Nah, itu tadi. Apalagi kemudian ada kontroversi soal iuran yang jumlahnya tidak tadi sudah disebutkan sampai berapa? 17 triliun. hampir 17, hampir 17 triliun itu angka yang tidak sedikit, I kan. Nah, itu sih ee apa namanya? Ada plus, ada minusnya. Menurut saya seperti itu. Oke. Kalau kita melihat ini ya, Mas Heru, ini kan em boleh dibilang bisa jadi satu forum diplomatik baru juga sebetulnya ketika ada board of peace ini. Tapi sebetulnya ee Mas Herus sendiri melihat kepentingannya untuk masuk untuk bergabung dengan board office ini apa. Apakah sekadar memang sesuai dengan namanya board office atau mungkin ada hal-hal lain yang kemudian bisa terjalin dari ee forum ini? I ee saya sendiri juga seperti Mas Dif juga ya. Hm. Ee kaget tapi juga enggak kaget juga kalau ngelihat ee ee siapa yang ee menginisiasi gerakan ini. Ya, TR memang orangnya susah diprediksi tapi ee dia juga bertindak semuanya sendiri. Nah, terkait kepentingan Indonesia, saya melihat ini tidak lebih dari ee upaya pemerintah kita untuk menjaga hubungan baik dengan ee rezim Trump yang susah diprediksi. Hm. Ee kita sudah kena ancaman tarif berkali-kali dan kita harus negosiasi berkali-kali juga untuk ee bisa mendapatkan tarif yang ringan. Itu salah satu ee faktornya. Kemudian ee kita tahu Presiden kita ini sangat berkepentingan untuk membangun ee angkatan bersenjata yang kuat dan kita tahu supplier senjata yang sangat di daya itu tidak lain adalah Amerika. He. Dan membeli senjata ini enggak gampang walaupun kita punya duitnya. Kalau pemerintah dan kongres enggak menyetujui, kita enggak bakal dapat. He. Nah, jadi menjalin hubungan dengan ee rezim yang berkuasa di Amerika itu sangat penting kalau kita ingin mendapat akses ke senjata yang ee ee yang canggih ya ee dan itu memang sangat dibutuhkan dalam kondisi geopolitik yang ee tidak stabil saat ini. Dan Pak Prabowo pendekatannya sangat ee soal defense ini sangat ee kita tahu sangat intens. Nah, itu satu hal ya. Ee tapi hal lain adalah keuntungan lainnya apa gitu. Yang saya heran kenapa kita bergabung dengan organisasi untuk tujuan yang sangat sangat ee apa ya menurut saya tujuan yang sudah diperjuangkan hampir sebagian besar negara di dunia ini selama puluhan tahun. He. Tapi organisasi ini legitimasinya aja tidak jelas. H. Kalau ee para pengamat yang sudah saya wawancarai atau saya baca di media, mereka bilang ee tidak punya legitimasi internasional karena dia bergerak di luar PBB. H kalau menurut saya bukan hanya ee legitimasi internasional yang absen apa e profile dari dalamnya itu juga enggak ada seorang presiden Amerika untuk bisa menggerakkan sebuah koalisi internasional itu dia harus mendapat persetujuan dari kongres. Nah, apakah Trump mendapat ini dari kongres? Enggak. H kalau ee anggota DPR dari Republik pasti ya. Tapi Demokrat mereka semua menentang ini. Jadi Trump itu bergerak tanpa approval dari ee kongres Amerika. Jadi ini sebenarnya ambisi pribadi Trump ya. Iya. Dan ini ambisi pribadi Trump. Okelah kalau Trumpnya orangnya baik-baik. Tapi kita bicara tentang Trump. He. Seorang presiden yang pertama belum lama ini dia memerintahkan tentaranya untuk menculik presiden lain dibawa ke Amerika di ee di negaranya. He. Yang kedua, dia adalah seorang presiden yang mengancam sekutu dekatnya. Hm. Dengan ee memaksa untuk mengambil alih Greenland bahkan kalau perlu dengan secara paksa. Dan itu dia ucapkan terbuka. Betul. Jadi kita bicara seorang presiden yang seperti Trump ini dan dia ini yang menginisiasi ee Dewan Perdamaian ini. Apakah dia layak dipercaya? Itu yang membuat saya heran aja. Tapi kalau soal keuntungan ya yang bisa saya sebutkan ya ee itu tadi hubungan belia teral kita dengan Amerika terjaga selama Trump berkuasa. H satu-satunya keuntungan itu menurut saya Mas. Oke. Jadi sebetulnya ya kalau kita mau melihat ya berarti ini adalah soal siapa yang kemudian mendirikan ini begitu ya. Karena kan memang ee Trump itu kan banyak sekali ee kontroversi kalau boleh dibilang ya. Di dalam negerinya pun juga banyak pro kontranya begitu ya kalau kita mengikuti isu-isu yang ada di sana. Nah, tapi kalau kita bicara soal board of peace ini kan awalnya ee itu kan tujuannya untuk em yang tadi gencatan senjata yang ada di Gaza yang sudah berusaha untuk dilakukan sejak September 2025. Kalau kita kemudian masuk ke sana dan fokus soal Timur Tengahnya ini kalau menurut Mas Fa ini apakah kemudian ee akan meningkatkan posisi tawar kita ketika membicarakan soal perdamaian yang ada di Timur Tengah? Karena kan kita selalu mengusahakan to state solution. Kemudian juga ya mendukung supaya Palestina ini bisa merdeka. Begitu. Heeh. He ya. Seperti tadi yang e saya sampaikan bahwa ee Indonesia itu termasuk negara yang konsisten ee memperjuangkan Palestina. Nah, berbagai upaya ee sudah dilakukanlah Indonesia gitu ya. Nah, terus termasuk memberikan bantuan. Nah, persoalannya mungkin adalah ketika ini ee ee Indonesia masuk dalam forum yang sebenarnya bukan forum resmi ya, ini bukan forum PBB tapi forum yang diinisiasi seperti tadi ee Mas Heru sampaikan diinisiasi oleh pribadi ee Trump. He. Nah, pertanyaannya adalah inisiasi ini adalah motifnya motif politik atau motif ekonomi? Hm. Ingat sebelumnya eh tadi sudah disebutkan juga bahwa ada namanya program New Gaza. H bisa jadi apakah program itu ee bisa jadi program itu ee belum ee dalam artian belum apa istilahnya belum dikomunikasikan dengan Palestina sendiri karena Palestina tidak masuk dalam ee forum tersebut. Misalnya kita mau buat rumah, katakanlah buat rumah tetapi kemudian ee tidak sesuai dengan keinginan kita. misalnya kita misalnya pengin menghadap rumah misalnya ee dua tingkat misalnya tapi ee dibikin ee yang memang kita tidak mau gitu. Begitu juga ketika hal itu terjadi di ee di apa namanya di dewan ya di Gaza ini oleh Dewan Perdamaian ini artinya membangun kembali ee Gaza tetapi tidak dikomunikasikan dengan rakyat ee apa Palestina sendiri. Maunya masyarakat Palestina itu maunya apa sih membangun ee kembali Gaza gitu kan? mestinya kan begitu. Betul. Tapi ini kan enggak ee apa namanya Dewan Perdamaian punya rencana sendiri, ada tempat pariwisatalah segala macam gitu kan. Sementara ee Palestina juga pasti punya keinginan sendiri kan membangun dengan bagaimana masyarakat mereka gitu. Betul. Ingin membangun masa depannya sendiri gitu loh. Ee kalau ingin membangun masa depannya sendiri artinya ee nanti fokus pembangunnya ke mana gitu. apa dulu yang harus dibangun misalnya pertama okelah infrastruktur kemudian ee pendidikan apa segala macam ini masuk justru pariwisata mungkin belum [tertawa] belum sesuatu yang penting gitu loh tiba-tiba masuk itu dalam rencana New Gaza itu kan harus terpikirkan seperti itu. Poin yang sangat bagus itu Pak Rudi. Jadi ee kalau kita cermati ee rencana ee Dewan Perdamaian ini kan kalau kita pengin menciptakan kedamaian di sebuah kawasan atau negara harusnya ee rakyat negara itu kan yang diajak bicara duluan. Tapi ini justru enggak. Ini ee menganggap rakyat Palestina itu sebagai objek. H. Jadi mereka bisa dipindahkan, dikosongkan kalau perlu supaya proyeknya itu yang ee kayak ee properti atau apa itu bisa dibangun di situ. Dibangun. I iya. Jadi rakyat Palestina itu enggak didengar suaranya. Hm. Heeh. Jangankan dengar suaranya, dari kemarin dibom terus kan [tertawa] masalahnya kan itu dan kemudian tiba-tiba ketika sudah banyak infrastruktur yang rusak, datanglah dengan janji bahwa ini akan dibangun gini ini segala macam. Ya, apakah ini sebenarnya hanya pintu masuk supaya ee si Jared Kushner ini, si e mantinya Trump ini bisa ee membangun apa yang dia cita-citakan gitu. Apagi kalau kita lihat kayaknya ini kalau kita membicarakan soal wilayahnya gitu ya, Gaza ini kan mm bisa dibilang ada di garis pantai juga begitu dan katanya punya pemandangan yang indah gitu. Makanya pariwisata itu tadi yang kemudian dikejar artinya motif motif ekonominya mesti muncul ya kan sangat kuat gitu dalam membangun ee apa dengan membangun kembali Gaza dan ee satu hal lagi yang menjadi kekhawatiran adalah ketika proses pembangunan ee kembali Gaza atau yang disebut dengan TD Inu Gaza itu butuh justru relokasi masyarakat dari Gaza ke tempat lain selama proses itu pembangunan. pertanyaan sekarang mereka akan dipindahkan ke mana? Betul. Nah, apakah kemudian negara-negara yang masuk dalam ee Dewan Perdamaian tadi diwajibkan menerima warga Palestina, warga Gaza? wacana yang iya kan bisa jadi ee sementara ini Gaza dibangun kembali, masyarakatnya direokasi kembali eh direlokasi dipindahkan dulu misalnya ke negara-negara yang masuk dalam keanggotaan itu. Itu bisa jadi seperti itu. Nah, itu kan e kekhawatiran-kekhawatiran yang kemudian disuarakan oleh berbagai pihak. He. Makanya kemudian ee apa namanya di Indonesia sendiri gitu kan banyak pihak-pihak, ada pihak-pihak yang ya me meminta menyarankan Indonesia untuk keluar dari ee Dewan Perdamaian e Gaza ini. Oke. Dan jangan-jangan tadi kalau masyarakatnya sudah direlokasi dengan alasan pembangunan itu, nanti ketika pembangunan ini selesai, masyarakatnya malah enggak dibalikin ke sana. Itu kan khawatiran itu juga [tertawa] kan. Betul. Tapi kalau Mas Seru ngelihatnya em peace ini beneran memang akan menjadi satu dewan yang benar-benar akan menjamin keamanan itu tadi atau ya dewan perdamaianlah karena kan sebenarnya di PB sudah ada dewan keamanan begitu atau ya itu tadi cuman untuk melancarkan katakanlah bisnis gitu. Kalau di atas kertas seperti yang disampaikan ee Kementerian Luar Negeri dalam pernyataan bersama itu seperti itu. Tapi fakta yang kita lihat, saya juga sependapat dengan Pak Fahruri motivasinya itu bisnis dan saya sangat yakin ada tiga alasan paling tidak ya ee Mas Dif juga sudah sebutkan. He. Pertama ada penunjukan menantu dia ya kan untuk pengembangan properti di sana. Kemudian ada iuran R miliar yang iuran miliar dolar itu menjamin keanggotaan 3 tahun. Kenapa 3 tahun? Karena itulah masa jabatan tersisa Trump sebagai presiden. Oh, juga [tertawa] 4 tahun ya. Iya kan 4 tahun. Jadi dia tersisa 3 tahun. Jadi dia selama 3 tahun mengikat negara-negara ini untuk iuran R miliar. Jadi dia memanfaatkan masa e berkuasanya untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya. Jangan-jangan ini cari balik model buat kampanye yang betul. Nah, alasan ketiga ini yang paling kuat dan tidak terbanahkan. Kenapa? Karena Trump sendiri yang bilang, "Saya akan menjadikan Gaza kawasan resort paling indah sedunia." H tapi mereka dikosongkan dulu. Trump sendiri pernah ngomong begitu, tidak sembunyi-sembunyi di depan publik. Itu gaya Trump itu seperti itu. Jadi kalau kita kaget dengan pernyataan dia hari ini, jangan kaget dulu. Besok dia akan membuat yang lebih mengagitkan lagi. Yang lebih mengibukkan lagi. Betul. [tertawa] Ya, itulah kalau kita mengikuti emang e apa ya, setiap statementnya Trump ini selalu menarik. Menariknya entah untuk menarik untuk dikagumi atau menarik untuk dihujat. Ya, tergantung persepsi masing-masing gitu ya. misalnya mengancam mengambil alih Greenland. Heeh. Setelah itu di hari yang sama dia mengancam Kanada dengan tarif 100%. Heeh. Terus kemudian ya itu tadi dia membentuk ee Dewan Perdamaian ini mengaku ada sekian ratus anggota padahal cuma 19 yang bergabung waktu itu. Sementara sekutu-sekutu dia Inggris. Inggris itu kalau kita bicara perdamaian Gaza ee Palestina, Inggris itu Pak Rori pernah bilang ya dia terlibat paling awal di situ. Pembentukan Israel itu Inggris itu harus terlibat. Mereka enggak mau gabung Prancis, enggak mau gabung juga Swedia, Jerman, Denmark ya. Nyari semua yang ada di gitu ya. Iya. Itu sekutu dekat semua. He. Ee yang gabung itu ya Paraguay, kemudian Qatar, Arab Saudi, Indonesia. Ee kenapa Arab Saudi? Ya mereka enggak masalah. Mereka untung besar, Mas, dengan Amerika. Iya. Mereka itu ya sekutu ee terkuat di Amerika itu ada dua, Israel sama Arab Saudi. Ee kalau kita dari kacamata defense membaca sekutu dekat Amerika itu dilihat dari senjata Amerika. He. Jadi zaman dulu itu yang bisa membeli F15, pesawat tempur paling canggih waktu itu cuman Israel sama Arab Saudi. Kenapa? Karena mereka yakin dua itu enggak bakal berperang dan mereka itu memang sekutu terdekatnya. negara lain kalau dia tidak sekutu terdekat enggak bakal dikasih walaupun punya duitnya. Makanya yang bisa membeli itu kayak ee Jepang, sekutu dekat Amerika juga, kemudian Australia, tapi Australia enggak mau dia milih yang lain gitu. Jadi ee salah satu indikatornya seperti itu. Nah, pokoknya Arab Saudi itu sudah ee untung banyaklah dengan Amerika. Jadi kalau dia mau gabung dengan ee Trump wajar-wajar aja. Tapi kalau kita nah itu pertanyaannya di situ. Oke. Dan itu yang kemudian juga menimbulkan katakanlah ada ya mungkin ada sebagian yang pro dan diap saja tapi banyak juga yang kontra dan menyuarakan suara-suara untuk ee kita kemudian menarik diri dari ee dewan perdamaian yang kemarin juga kita sudah tanda tangan di Davos waktu itu ya. Kalau Mas Fa melihatnya ee dengan munculnya suara-suara ini apakah memang kita benar-benar perlu menarik diri sekarang? Ya, tentu ee pemerintah dalam arti ee masuk dalam ee dewan ini kan ee ee dengan ee pertimbangan ya, tidak dalam artian ee tanpa pertimbangan yang matang. Seperti tadi Mas Heru sampaikan tadi bahwa ada pertimbangan-pertimbangan tadi soal ee apa namanya? yang lain ada ekonomi dan segala macam soal militer juga pertimbangan-pertimbangan itu. Nah, ee mungkin juga pemerintah akan mendengarkan masukan-masukan dari masyarakat, tokoh-tokoh di Indonesia mana yang ee apa namanya lebih baik dalam artian ketika misalnya ee ee pertimbangan bahwa ee lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya ya pasti pemerintah akan ee apa keluar mempertimbangkan ulang ya. pertimbangan ulang ya. Tapi kalau kemudian dianggap ada manfaatnya ya pemerintah akan ee maju terus untuk tetap masuk dalam ee di forum tersebut. Nah, salah satu yang menurut saya apa namanya perlu ee kita bahas juga mengenai iuran yang hampir berapa 17 trilun tadi ya. Hampir 16,8 triliun ya itu ya. Nah, pertanyaannya adalah bagaimana penggunaan dana itu dari semua anggota forum perdamaian itu? Hm. Pengawasan penggunaan artinya betul nanti dana sebesar itu itu akan dipakai untuk apa? Hm. I kan kalau kemudian dana itu justru dipakai untuk kepentingan yang bisa menyingkirkan masyarakat Gaza dari apa namanya dari tanah sendiri ya apakah mau mau kita mau ikut terlibat seperti itu gitu kan. H iya kan itu yang ee ee apa namanya? Mungkin jadi pertimbangan-pertimbangan ya. Terus kemudian apakah memang ee apa istilahnya ee dana atau sebesar itu memang ee apa akan digunakan sebaik-baiknya? Apakah memang ada adalah misalnya untuk kepentingan-kepentingan ee yang lain gitu kan. Artinya ini ee apa namanya uang gitu kan dengan jumlah yang sangat besar tentu harus ee apa namanya harus detail betul ee untuk apa penggunaannya. He. Apakah memang penggunaannya sesuai tujuan awal atau justru dibelokkan? Ya itu ee itu tadi ee pemerintah tentu akan mempertimbangkan berbagai hal ya dari sisi ekonomi, dari sisi itu tadi apa hubungan internasional dan segala macam. Oke. Em, Mas Heru, kalau ini nanti em tadi kan kekhawatiran-kekhawatirannya sudah disebutkan juga se sama Masf begitu ya. Kalau ini ternyata akhirnya beneran ee tidak berfungsi sebagaimana yang diharapkan sesuai dengan namanya bir of beast begitu misalnya, ternyata malah jadi alat kepentingannya Amerika Serikat sendiri. Nah, resikonya buat kita apa kira-kira? Eh, resikonya kalau yang immediate ee yang dampaknya langsung terasa kita kehilangan 16,7 triliun. Iya. 1 triliun setara dengan ee 1 km jalan tolang 16 km dan kita sedang butuh banyak duit untuk MBG dan lain-lain. Betul. Terus kemudian yang kedua ee misi kita untuk menciptakan perdamen di Palestina itu akan ee apa ee semakin menjauh lagi h karena kita mempercayai sebuah sistem yang sangat tidak dipercaya. Padahal sebagian besar negara di dunia ini setuju dengan ee pendekatan ee solusi dua negara, Indonesia termasuk Indonesia. Tapi dalam ee Dewan Perdamaian ini yang dibentuk Trump ini tidak ada sama sekali disebutkan eksplisit secara eksplisit. Solusi itu enggak ada. He. He. Jadi kenapa Indonesia bergabung? Jadi kalau ee yang ketiga kalau kita ee ternyata memang tidak berfungsi apa ee kapasitas kita sebagai salah satu aktor dalam e mencapai perdamaian di Palestina akan dipertanyakan. Mungkin rezim Palestina juga akan wah Indonesia enggak bisa diajak ngobrol nih, enggak bisa diajak nyari solusi kalau begitu. Nah, mungkin seperti itu juga. Kalau ee negara-negara di Timur Tengah mereka relatif dekat ya dan selama ini mereka membantu finansial. He setiap tahun itu rutin mereka ee memberi bantuan kemanusiaan e negara-negara Timur Tengah itu mereka akan dengan cepat ee balik lagi ke ke fungsi semula. Tapi kalau Indonesia kan ee kita punya rumah sakit di sana ya. Itu pun sekarang sudah enggak ada ya. Jadi kita mengirim bantuan juga sulit. Kemudian ee apa kok hubungan kita dengan Hamas juga ee mengecam juga enggak, tapi ee dekat juga enggak gitu. Jadi kita serba enggak jelas sebbenarnya selama ini ee banyak yang ini. Nah, ee kalau saran saya ya, kita kembali aja ke ee solusi yang kita sepakati dari awal dan memang menjadi kesepakatan yang juga di setujui PBB itu kuncinya daripada ikut orang yang tidak jelas yang setiap hari beda lagi omongannya [tertawa] gitu. Dan ee pendekatannya satu mengancam menggunakan ancaman seorang bully. Hm. Pembully. H. Mosok kita ngikutin orang seperti itu sedikit-sedikit diancam dengan tarif seperti itu kan bully itu. Iya. Terus kalau kamu enggak mau kasih gua bisa kirim tentara itu contoh Greenland kan bully banget itu. Benar benar benar benar benar. Mas Hero, kalau misalnya dengan situasi pertama ee dari sisi kredibilitas dipertanyakan ya itu tadi soal keanggotaan terus tadi bahwa ini bukan ee ini adalah ee ambisi pribadi gitu. Nah, apakah lembaga ini akan ee apa namanya? Bisa berjalan He ee untuk itu tadi untuk bisa membangun ee kembali ee Palestina atau hanya sekedar nanti wacana saja nih kemudian akan hilang dengan sendirinya ketika perdebatan-perdebatan di publiknya itu ya kan terjadi gitu loh. Apalagi kalau nanti ee masa jabatan Trram selesai gitu kan ya. Jadi resikonya apa kalau kita keluar? Gampang kok. He. Ee paling setiap hari kita diujat tram aja di MSOS. Dia memang paling nyinyir di MSOS, diut sosial, di Twitter. Tahu sendiri kan? Itu aja resikonya. Oke. Tapi bisa jadi artinya bisa jadi ini ee forum ini bisa berhenti di tengah jalan artian tidak terealisasi itu ya kan karena kan ini bukan forum formal sebenarnya kan forum forum resmi kan karena ada yang lebih resmi sebenarnya yang banyak didukung oleh semua ee banyak negara itu PBB. masalahnya tidak jalan, tapi kita terlanjur ngasih 1 miliar dolar sama negara-negara yang lain, ya kita rugi Trump untung, Gasa sama ee Palestina tambah rugi lagi. Yang untung dua, H Trump dan Israel. Saya bukan bilang Amerika ya, Trump, keluarga Trump dan Israel yang untung dua itu. Iya, iya, iya. Oke. Jadi ini memang benar-benar keuntungan bisa kita lihat ada di sisi pribadi dari Trumnya sendiri begitu ya. Kemudian dan juga ya Israel sebagai yang terus ee berusaha untuk menguasai wilayah ini supaya benar-benar jadi negaranya mereka gitu ya. Padahal kan kita memang menginginkannya to state solution begitu kan. Jadi ya kita harapkan mudah-mudahan ini bisa benar-benar berjalan dengan baik sesuai dengan namanya B. Tapi kalaupun memang kemudian di tengah jalan ada ee situasi yang tidak menguntungkan ya mudah-mudahan ada pertimbangan-pertimbangan yang bisa diambil begitu ya untuk ee apakah tetap bertahan di dalam forum ini atau kemudian mundur begitu ya. Kira-kira kita sepakat seperti itu suaranya ya. Iya. Oke. Baiklah kalau begitu kita sebenarnya seru membahas ini tapi sayang sekali waktunya sudah habis. Mas Wah, terima kasih banyak Mas Heru. Terima kasih banyak dan untuk Anda juga terima kasih banyak sudah mengikuti meja redaksi untuk kali ini. Dan kita akan jumpa lagi di kesempatan-kesempatan berikutnya tentunya dengan pembahasan-pembahasan yang lain yang akan ee selalu mengikuti apa yang menjadi ee perbincangan hangat di tengah masyarakat. Saya Dev Nirvana. Kita bertemu lagi di lain kesempatan. Sampai jumpa. Mas terima kasih banyak Mas. Terima kasih banyak

Need a transcript for another video?

Get free YouTube transcripts with timestamps, translation, and download options.

Transcript content is sourced from YouTube's auto-generated captions or AI transcription. All video content belongs to the original creators. Terms of Service · DMCA Contact

Indonesia Gabung Board of Peace: Menakar Peran & Tujuan |...